Babak Gugur Piala Dunia 2026 Hadirkan Kejutan dan Drama

  • 30 Jun 2026 18:32 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Babak gugur Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan berbagai kejutan dan drama. Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar dengan kemenangan dramatis atas Jepang, sementara Paraguay menciptakan sensasi besar setelah menyingkirkan Jerman melalui adu penalti.

Melansir dari One Football, Brasil harus bekerja keras sebelum menundukkan Jepang dengan skor 2-1 di Stadion Houston. Tim asuhan Hajime Moriyasu sempat unggul lebih dulu pada menit ke-30 melalui Kaishu Sano.

Brasil kemudian bangkit pada babak kedua. Casemiro menyamakan kedudukan lewat sundulan, sebelum Gabriel Martinelli menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol pada menit-menit akhir usai memanfaatkan umpan Bruno Guimaraes.

Kemenangan tersebut membawa Selecao lolos ke babak 16 besar untuk kesembilan kalinya secara beruntun. Sebaliknya, Jepang kembali gagal mematahkan catatan buruk mereka setelah menelan kekalahan keenam secara berturut-turut di fase gugur Piala Dunia.

Di pertandingan lain, Paraguay menjadi sorotan setelah menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti. Julio Enciso membawa Paraguay unggul pada babak pertama sebelum Kai Havertz menyamakan kedudukan di awal babak kedua.

Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan sehingga pertandingan ditentukan melalui adu penalti. Kiper Orlando Gill tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan tendangan Kai Havertz dan Nick Woltemade, sementara Jonathan Tah gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya melambung tinggi.

Kemenangan tersebut memastikan Paraguay meraih kemenangan kedua mereka sepanjang sejarah di fase gugur Piala Dunia. Pada babak 16 besar, Paraguay akan menghadapi pemenang laga Prancis melawan Swedia.

Prancis sendiri datang sebagai salah satu favorit juara setelah tampil sempurna di fase grup. Les Bleus menyapu bersih tiga pertandingan dengan mencetak 10 gol saat mengalahkan Senegal, Norwegia, dan Irak.

Ketajaman lini depan yang dihuni Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele membuat tim asuhan Didier Deschamps berpeluang mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mampu mencetak sedikitnya tiga gol dalam lima pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Sementara itu, Swedia tetap memiliki modal kepercayaan diri meski tampil inkonsisten di fase grup. Tim asuhan Graham Potter mencetak tujuh gol selama penyisihan grup dan berharap mampu mengulang pencapaian terbaik mereka saat finis di posisi ketiga Piala Dunia 1994 yang juga berlangsung di Amerika Serikat.

Di pertandingan lain, Inggris akan menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam laga babak 32 besar. Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada pertandingan, melainkan juga rendahnya penjualan tiket.

Laporan menyebutkan masih terdapat ratusan tiket yang belum terjual untuk pertandingan di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta. Selain itu, ribuan tiket juga kembali dijual melalui platform resmi FIFA dengan harga yang dinilai masih cukup tinggi.

Meski Inggris berhasil menjuarai Grup L, penampilan tim asuhan Thomas Tuchel sepanjang fase grup belum sepenuhnya meyakinkan. Karena itu, The Three Lions diharapkan mampu menunjukkan performa terbaiknya demi mengamankan tiket ke babak 16 besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....