Andy Robertson Bawa Mimpi Diogo Jota di Piala Dunia 2026 Bersama Skotlandia
- 10 Jun 2026 11:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kapten tim nasional Skotlandia, Andy Robertson, mengaku akan menjalani Piala Dunia 2026 dengan motivasi yang lebih besar. Selain berjuang untuk negaranya, bek Liverpool tersebut juga ingin mewujudkan impian mendiang Diogo Jota, sahabat sekaligus mantan rekan setimnya yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada Juli tahun lalu.
Dilansir dari reuters, perasaan emosional itu kembali muncul setelah Robertson menerima surat dari Rute Cardoso, istri Diogo Jota. Surat tersebut menjadi bagian dari program FIFA yang menghadirkan kisah-kisah inspiratif menjelang bergulirnya Piala Dunia.
Sebelumnya, ketika Skotlandia memastikan tiket ke putaran final pada November lalu, Robertson sempat mengungkapkan bahwa salah satu sosok pertama yang terlintas di benaknya adalah Jota. Keduanya diketahui memiliki hubungan dekat selama bermain bersama di Liverpool.
Dalam suratnya, Rute Cardoso mengenang persahabatan yang terjalin erat antara Robertson dan Jota, baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Diogo sering berbicara tentang dirimu, tentang persahabatan yang kalian bangun, perjuangan yang kalian lalui bersama, tantangan, tawa, percakapan tentang sepak bola dan tentang mimpi-mimpi," tulis Rute.
Ia menjelaskan bahwa tampil di panggung Piala Dunia merupakan salah satu cita-cita yang selalu dibicarakan dan diperjuangkan oleh keduanya selama bertahun-tahun.
"Piala Dunia adalah salah satu mimpi itu, mimpi yang kalian berdua rawat berdampingan dengan gairah yang sama seperti saat kalian berada di lapangan."
Rute juga menilai keberhasilan Skotlandia mengakhiri penantian panjang untuk kembali tampil di Piala Dunia menjadi momen yang memiliki makna mendalam, seolah membawa kembali kehadiran Jota dalam perjalanan tersebut.
"Ketika saya mendengar kata-katamu dan mengetahui apa yang kamu rasakan pada hari Skotlandia lolos ke Piala Dunia setelah bertahun-tahun menunggu, saya menyadari bahwa Diogo tidak pernah benar-benar meninggalkan lapangan."
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberangkatan Robertson ke ajang sepak bola terbesar dunia itu bukan hanya mewakili dirinya sendiri, tetapi juga membawa harapan yang pernah dimiliki Jota.
"Dengan meraih momen itu dan memastikan tempatmu di Piala Dunia, kamu tidak akan pergi sendirian; kamu juga membawa mimpi Diogo bersamamu."
Pesan tersebut memberikan kesan mendalam bagi Robertson. Bek berusia 32 tahun itu mengaku akan selalu mengingat sahabatnya sepanjang turnamen berlangsung.
"Saya tidak hanya bermain untuk diri saya sendiri, saya bermain untuk kami berdua," ujar Robertson.
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan pertama Skotlandia di turnamen tersebut sejak 28 tahun lalu. Mereka dijadwalkan memulai perjuangan di Grup C dengan menghadapi Haiti sebelum melanjutkan laga melawan Maroko dan Brasil.
Bagi Robertson, turnamen kali ini bukan sekadar kesempatan membela negaranya di panggung dunia, tetapi juga cara untuk menghormati dan membawa mimpi seorang sahabat yang telah pergi terlalu cepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....