Isack Hadjar Terima Penalti Grid GP Belgia
- 18 Jul 2026 12:00 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pembalap Red Bull Racing, Isack Hadjar, dipastikan akan memulai balapan Formula 1 Grand Prix Belgia dari barisan belakang grid. Keputusan itu diambil setelah tim Red Bull melakukan pergantian sejumlah komponen unit tenaga pada mobil yang digunakan pembalap asal Prancis tersebut untuk seri yang berlangsung di Sirkuit Spa-Francorchamps.
Dari laman formula1, pergantian komponen dilakukan karena tim telah melampaui batas penggunaan beberapa elemen mesin yang diizinkan sepanjang musim. Komponen yang diganti meliputi Internal Combustion Engine (ICE), Turbocharger, dan Exhaust, sehingga Hadjar harus menerima sanksi sesuai regulasi Formula 1.
Berdasarkan ketentuan FIA, penggunaan komponen mesin yang melebihi alokasi pertama kali dikenai penalti penurunan 10 posisi start. Apabila pelanggaran terjadi kembali pada komponen yang sama, pembalap akan menerima tambahan hukuman lima posisi, dan seluruh penalti yang dijatuhkan pada satu akhir pekan balapan akan diakumulasikan.
Jika total penalti yang diterima melebihi 15 posisi grid, pembalap diwajibkan memulai balapan dari posisi paling belakang, terlepas dari hasil kualifikasi. Kondisi tersebut membuat Hadjar dipastikan kehilangan posisi start yang diraihnya pada sesi kualifikasi GP Belgia.
Spa-Francorchamps dikenal sebagai salah satu sirkuit yang kerap dipilih tim untuk menjalani penalti mesin. Karakter lintasan yang memiliki sejumlah area menyalip dinilai memberikan peluang lebih besar bagi pembalap untuk memperbaiki posisi selama balapan berlangsung.
Selain Hadjar, dua pembalap lain juga dijatuhi penalti pada GP Belgia. Pembalap McLaren, Lando Norris, menerima penalti 10 posisi setelah melebihi batas penggunaan komponen Control Electronics, sedangkan Lance Stroll dari Aston Martin memperoleh hukuman serupa akibat pergantian komponen Motor Generator Unit-Kinetic (MGU-K).
Dengan kondisi tersebut, jalannya balapan GP Belgia diperkirakan akan menghadirkan persaingan yang lebih menarik. Hadjar, Norris, dan Stroll dituntut menyusun strategi balapan yang tepat untuk memanfaatkan peluang menyalip dan memperbaiki posisi hingga garis finis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....