Pocari Sweat Run Angkat Panorama Mandalika di Seri Pembuka 2026
- 13 Jul 2026 06:35 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Mandalika dipercaya menjadi seri pembuka Pocari Sweat Run Indonesia 2026, menandai semakin kuatnya posisi kawasan tersebut sebagai destinasi sport tourism nasional. Tak hanya menawarkan lintasan di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, peserta juga diajak menikmati panorama matahari terbit, pantai, hingga keindahan alam Lombok sepanjang rute lomba.
Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawatia, mengatakan penyelenggara sengaja merancang rute agar para pelari memperoleh pengalaman berbeda dibandingkan ajang lari di kota-kota lain. Tahun ini, Pocari Sweat Run mempertandingkan kategori 10 kilometer, half marathon, dan full marathon.
"Peserta tidak hanya berlari di sirkuit. Mereka juga bisa menikmati sunrise, pantai, dan pemandangan Mandalika sehingga merasakan pengalaman berlari mengelilingi Lombok," ujarnya Minggu 12 Juli 2026.
Menurut Wina, konsep tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Banyak pelari mengaku terkejut karena cuaca Mandalika pada Juli terasa sejuk dan nyaman, berbeda dengan anggapan bahwa Lombok selalu panas.
"Feedback dari para pelari sangat baik. Mereka benar-benar merasakan udaranya adem dan nyaman untuk berlari," katanya.
Wina menambahkan, setelah seri Lombok, rangkaian Pocari Sweat Run Indonesia 2026 akan berlanjut di Bandung pada September. Selain itu, penyelenggara juga kembali menghadirkan kategori virtual run sehingga masyarakat dari seluruh Indonesia dapat ikut berpartisipasi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism yang mampu menghadirkan pengalaman berlari dengan keindahan alam yang khas.
Kesan serupa disampaikan Arnold Poernomo. Chef Arnold mengaku pengalaman berlari di Mandalika menjadi salah satu yang paling berkesan karena memadukan lintasan yang mulus dengan panorama alam yang memanjakan mata.
"Sunrisenya luar biasa, view-nya breathtaking. Jalannya mulus, udaranya sejuk, dan saat matahari terbit saya sampai berhenti sebentar untuk foto," ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan lomba yang dinilai sangat baik, mulai dari lintasan yang steril dari kendaraan, ketersediaan titik hidrasi, hingga fasilitas shower yang membuat peserta tetap nyaman setelah berlari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....