Satria Muda Tumbang dari Bogor Hornbills, Sang Pelatih Soroti Kuarter Keempat
- 11 Jun 2026 04:09 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Satria Muda Pertamina Bandung harus mengakui keunggulan Bogor Hornbills setelah kalah dengan skor 82-93 pada pertandingan ketiga semifinal IBL Gopay 2026. Laga yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Bogor, Rabu, 10 Juni 2026 malam, menjadi hasil yang kurang memuaskan bagi tim asal Bandung tersebut meski sempat mengendalikan permainan.
Pada awal pertandingan, Satria Muda menurunkan lima pemain utama yang terdiri dari Yudha Saputera, Jalen Jones, Dame Diagne, Giorgi Bezhanishvili, dan Niven Antone Glover. Kombinasi tersebut mampu memberikan perlawanan sengit kepada tuan rumah dan membuat pertandingan berlangsung ketat sejak kuarter pertama.
Dari sisi statistik, Satria Muda sebenarnya menunjukkan sejumlah catatan positif. Mereka unggul dalam perolehan fast break points dengan angka 15 berbanding 10. Selain itu, persentase tembakan bebas mencapai 73 persen yang sempat membantu tim menjaga jarak poin dari lawan. Akurasi field goals juga cukup baik dengan 46 persen hasil tembakan masuk dari total 63 percobaan.
Tim asuhan Djordje Jovicic juga mencatat efektivitas tembakan dua angka sebesar 54 persen dan tembakan tiga angka sebesar 35 persen. Kontribusi pemain cadangan yang menghasilkan 14 poin serta torehan 19 assist menjadi nilai tambah bagi Satria Muda, walaupun keunggulan tersebut belum mampu mengantarkan mereka meraih kemenangan.
Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, mengungkapkan anak asuhnya sebenarnya tampil cukup baik hampir sepanjang pertandingan. Namun, momentum berubah pada awal kuarter keempat ketika tim yang sempat unggul lima angka justru kehilangan konsentrasi sehingga Bogor Hornbills mampu menciptakan rentetan poin penting.
“Secara keseluruhan kami bermain cukup baik hampir sepanjang pertandingan. Namun di awal kuarter keempat, saat unggul lima poin, kami lengah dan membiarkan lawan mencetak run 13-2 ketika kami terkena foul kecil. Setelah itu kami kehilangan konsentrasi, ditambah masalah lima foul yang dialami Jalen, meski itu bukan alasan utama,” ujar Djordje Jovicic usai pertandingan.
Menurut Djordje, pengalaman para pemain senior menjadi faktor yang sangat penting dalam pertandingan dengan tensi tinggi seperti semifinal. Ia menegaskan bahwa fokus terhadap detail-detail kecil akan sangat menentukan hasil akhir.
"Pengalaman dan kepemimpinan veteran sangat penting dalam situasi seperti ini. Setiap laga semifinal maupun final akan selalu ketat, sehingga konsentrasi dan fokus pada detail kecil menjadi penentu. Besok kami akan gunakan waktu untuk istirahat dan pemulihan, lalu kembali bertarung di Bandung dengan energi baru,” kata Djordje.
Sementara itu, pemain Satria Muda Pertamina Bandung, Abraham Damar Grahita, menilai timnya belum mampu mengalirkan bola dengan baik sepanjang pertandingan. Ia mengakui banyak hal yang perlu dievaluasi agar penampilan tim menjadi lebih baik pada laga berikutnya.
"Hari ini kami tidak memutar bola dengan baik, jujur saja. Banyak hal yang bisa dikeluhkan, tetapi pada akhirnya kami harus fokus membuat penyesuaian dan tampil jauh lebih baik di game berikutnya,” ucapnya.
Kekalahan ini membuat Satria Muda Pertamina Bandung harus segera bangkit untuk menjaga peluang mereka di babak semifinal. Kedua tim dijadwalkan kembali bertemu pada Jumat, 12 Juni 2026, di GOR Laga Tangkas, Bogor. Pertandingan tersebut diprediksi kembali berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama mengincar tiket menuju partai puncak IBL Gopay 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....