Sanksi Tegas Menanti, Atlet yang Terlibat Polemik Organisasi Kepengurusan PBMI
- 14 Mei 2026 17:18 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, melalui Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB menegaskan, tugas utama seorang atlet adalah berlatih, dan memberikan performa terbaik di arena pertandingan. Evi Silviadi menekankan, agar para atlet tidak terpengaruh oleh ajakan pihak-pihak luar, yang tidak bertanggung jawab, terutama yang bertujuan untuk memicu kegaduhan, seperti aksi protes atau mosi tidak percaya terhadap kepengurusan PBMI.
"Atlet fokus saja berlatih dengan baik, dan bertanding sesuai target. Apapun itu, atlet tak perlu memikirkan soal polemik kepengurusan dan sebagainya. Tugas atlet hanya berlatih dan bertanding," tegas Evi.
Sanksi tegas lanjut dia, menanti bagi atlet yang ikut-ikutan kelompok yang menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan PBMI. Pihak PBMI menyatakan, telah mengantongi sejumlah informasi dan data, mengenai oknum atlet yang diduga mulai terlibat dalam gerakan-gerakan di luar urusan olahraga.
"Organisasi tidak segan-segan mengambil tindakan disipliner yang berat, demi menjaga integritas cabang olahraga Muaythai," ujarnya.
Langkah tegas yang akan diambil bagi atlet yang melanggar meliputi, Penindakan secara organisatoris sesuai AD/ART, Atlet yang terbukti terlibat akan dibekukan haknya,
Tidak diperbolehkan mengikuti kejuaraan di berbagai level, mulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat Nasional (Pusat). Langkah ini diambil untuk memastikan pembinaan atlet tetap berjalan sesuai jalur, dan tidak terganggu oleh kepentingan-kepentingan jangka pendek, yang dapat merusak karier atlet itu sendiri, serta reputasi Muaythai Indonesia di mata internasional.
"Kami sudah mendapat informasi, dan data atlet siapa saja yang terlibat. Jika terbukti, maka kami akan sanksi tegas, dan bekukan mereka. Para atlet tersebut tidak boleh ikut kompetisi di berbagai level," pungkas Evi Silviadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....