Bandung Punya Tempat Spesial di Hati David Singleton
- 01 Feb 2026 23:18 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton mengaku senang bisa kembali ke Bandung meskipun kali ini sebagai lawan. Pria yang akrab disapa Dave itu kembali ke Bandung saat timnya melakoni laga tandang di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2026 menghadapi Satria Muda Pertamina Bandung, yang berakhir dengan kemenangan Pelita Jaya dengan skor 65-59, di Bandung Arena, Minggu 1 Februari 2026.
Sebelumnya, Dave dikenal telah lama malang melintang bersama tim asal Bandung yaitu Prawira Harum Bandung yang kini telah tiada. Total empat musim ia habiskan bersama tim kota kembang tersebut sejak 2022 hingga 2025 lalu, bahkan Dave berhasil membawa tim tersebut meraih gelar juara IBL pada tahun 2023.
Pelatih asal Amerika Serikat itu mengatakan Bandung selalu memiliki tempat spesial di hatinya. Baginya, Bandung bukan sekedar kota, tetapi juga rumah yang ia rindukan, begitu banyak kenangan indah bersama kota dan juga orang-orangnya yang Dave miliki selama menghabiskan waktu di ibu kota Jawa Barat itu.
"Beberapa hari pertama terasa aneh, karena tempat ini merupakan tempat saya, rumah saya sebelumnya. Saya membangun ruang ganti, melakukan banyak hal untuk kota ini dan orang-orangnya. Selalu ada tempat spesial di hati saya untuk Bandung. Bahkan saya pergi ke tempat makan kesukaan saya, dan berkeliling kota melakukan hal yang inign saya lakukan" kata Dave seusai pertandingan, Minggu 1 Februari 2026.
Baca juga : Pertandingan Sengit, Satria Muda Kalah Dari Pelita Jaya
Namun pelatih yang juga merupakan juru taktik timnas basket Indonesia itu tetaplah seorang profesional, Dave mengatakan misi utamanya adalah membawa timnya yaitu Pelita Jaya memenangkan pertandingan.
"Tapi tentu kami ke sini untuk pertandingan, kami ingin menang, dan saya sangat bahagia di Pelita Jaya, mereka menyambut saya dengan baik. Saya bersyukur bisa kembali ke Bandung sejenak, tapi yang utama saya bangga bisa meraih kemenangan dengan Pelita Jaya," katanya menambahkan.
Terakhir, Dave menegaskan betapa spesial Kota Bandung baginya, Dave juga menyoroti atmosfer Bandung Arena yang selalu meriah oleh antusiasme para pecinta basket di Kota Bandung. Tak hanya itu, Dave juga menceritakan rasa keanehannya ketika harus memantau pemain lawan yang dulu merupakan anak asuh terbaiknya, yaitu Yudha Saputera saat mereka berdua bekerja sama di Prawira Harum Bandung dulu.
"Bandung selalu punya tempat spesial di hati saya, kota dan fansnya, seperti bisa kita lihat malam ini atmosfer pendukung yang luar biasa tersaji di arena ini. Banyak momen tak terlupakan di sini, pertama kali saya memantau Yudha, sedikit aneh melakukannya," ujarnya sembari tertawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....