Mensos Pastikan Anak Sayuti Melik Dapat Pendampingan hingga Tuntas

  • 15 Jul 2026 22:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan Heru Baskoro, putra penulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Sayuti Melik, mendapat perawatan dan pendampingan di STPL Bekasi Timur.
  • Heru dan istrinya menjalani asesmen sebelum menerima layanan residensial dan pendampingan dari tenaga kesehatan serta pekerja sosial di sentra Kemensos.
  • Kementerian Sosial akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memastikan seluruh kebutuhan pengobatan Heru tercakup, termasuk penanganan gangguan penglihatan dan diabetes.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan Heru Baskoro, putra penulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Sayuti Melik mendapat perawatan dan pendampingan. Mensos mengatakan saat ini Heru bersama istrinya telah dibawa ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Timur.

Gus Ipul mengatakan Heru dan istrinya dijemput setelah Kementerian Sosial menerima informasi mengenai kondisi mereka. Selanjutnya, keduanya menjalani asesmen sebelum mendapatkan layanan di sentra milik Kemensos tersebut.

"Jadi, setelah kita dapat informasi, dijemput ke sana ke rumahnya, dilakukan asesmen, sementara diajak ke STPL Bekasi. Ya, nanti di situ akan dilakukan beberapa hal yang memang diperlukan oleh penerima manfaat," kata Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Mensos mengatakan selama berada di STPL Bekasi, Heru akan mendapatkan layanan residensial dan pendampingan secara menyeluruh. Pendampingan tersebut melibatkan tenaga kesehatan maupun pekerja sosial yang akan memantau perkembangannya.

"Tentu di sana juga ada pendampingan dari dokter, juga dari pendamping-pendamping sosial, sambil kita tentukan langkah-langkah berikutnya. Tapi, yang jelas, selama di sana ada layanan residensial," ujarnya.

Gus Ipul menegaskan pemerintah akan terus mendampingi Heru sesuai kebutuhan yang berkembang selama proses penanganan berlangsung. Kemensos juga berkomitmen memberikan layanan hingga kondisi yang bersangkutan benar-benar tertangani.

"Nanti seperti apa, ya tentu akan kita lihat sesuai dengan perkembangan yang ada. Tapi pada prinsipnya kita dampingi, kita layani sampai tuntas," ucapnya.

Selain pendampingan sosial dan kesehatan, Kemensos memastikan kebutuhan pengobatan Heru akan dibantu pemerintah. Kemensos akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh layanan dapat diberikan.

"Semuanya nanti akan dibantu, akan di-cover, kita akan koordinasi dengan BPJS Kesehatan, ya. Kita akan koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk ikut membantu," kata Gus Ipul.

Diketahui, Heru Baskoro saat ini mengalami penurunan kondisi kesehatan yang cukup signifikan. Selain mengalami gangguan penglihatan, Heru juga menderita diabetes yang turut memengaruhi kondisi kesehatannya.

Heru dan istri sempat tinggal di Kanada sekitar 1998 hingga 1999. Pada waktu ini, perjalanan kariernya cukup baik.

Namun, kehidupan kedua lansia tersebut berubah setelah Heru mengalami gangguan penglihatan. Heru hanya dapat melihat menggunakan mata sebelah kiri, sedangkan mata kanannya sudah tidak berfungsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....