Program EPI Clean Energy Day Hemat Emisi Lebih dari 710 Kg CO₂e

  • 14 Jul 2026 21:52 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mencatat penghematan emisi karbon sebesar 710,87 kilogram CO₂e melalui pelaksanaan program EPI Clean Energy Day selama periode 28 April hingga 3 Juli 2026. Program yang mewajibkan pegawai menggunakan moda transportasi rendah emisi setiap Jumat tersebut juga berhasil menghemat konsumsi 292,3 liter Pertamax dan menekan biaya transportasi hingga Rp3.889.727.

Berdasarkan laporan pelaksanaan program, sebanyak 246 pegawai telah berpartisipasi dalam EPI Clean Energy Day. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya partisipasi pegawai dalam menerapkan pola mobilitas yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung target pengurangan emisi perusahaan.

Program EPI Clean Energy Day merupakan bagian dari implementasi arahan pemerintah, Kementerian BUMN, dan PT PLN (Persero) untuk mendorong budaya efisiensi energi serta pengurangan emisi karbon di lingkungan kerja melalui perubahan perilaku sehari-hari.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan transisi energi tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan pengembangan teknologi energi bersih, tetapi juga melalui kebiasaan yang diterapkan oleh setiap insan perusahaan.

“Transisi energi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan teknologi dan penyediaan energi bersih, tetapi juga melalui perubahan perilaku setiap insan perusahaan. EPI Clean Energy Day menjadi wadah bagi seluruh pegawai untuk berkontribusi secara nyata dalam mengurangi emisi melalui pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Mamit, di Jakarta, Selasa 14 Juli 2026.

Menurutnya, keberhasilan transisi energi memerlukan partisipasi aktif seluruh pegawai sehingga perubahan perilaku sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan maupun keberlanjutan perusahaan.

“Kami mengapresiasi antusiasme seluruh pegawai yang telah berpartisipasi. Setiap perjalanan yang beralih ke moda transportasi rendah emisi merupakan kontribusi nyata dalam membangun budaya kerja yang lebih efisien, mendukung pencapaian target Net Zero Emissions (NZE), serta menunjukkan bahwa transformasi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama,” katanya.

Mamit menjelaskan, untuk mengukur dampak program secara objektif, setiap peserta mencatat histori perjalanan yang kemudian dikonversi menjadi data pengurangan emisi karbon, penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), serta efisiensi biaya transportasi. Pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan perusahaan memantau efektivitas program sekaligus meningkatkan partisipasi pegawai secara berkelanjutan.

“Melalui EPI Clean Energy Day, kami mendorong pegawai mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil dengan beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, maupun kendaraan listrik,” ujarnya.

PLN EPI menegaskan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan energi primer yang andal dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui pembentukan budaya kerja berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung terwujudnya sistem energi nasional yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan menuju target Net Zero Emissions Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....