10 Mahasiswa UNADRI Turun KKN Tematik Perangi Kemiskinan dan Stunting di NTT

  • 13 Jul 2026 23:36 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Universitas Aryasatya Deo Muri (UNADRI) mengirimkan 10 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik GESTAKIN (Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif) Batch II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV.

Program tersebut merupakan upaya mendukung penanganan kemiskinan ekstrem dan percepatan penurunan angka stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 10 mahasiswa UNADRI dari program studi ilmu hukum dan akuntansi ditempatkan di sejumlah wilayah pedalaman di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Belu. Mereka bergabung dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di NTT serta empat perguruan tinggi dari luar daerah.

KKN Tematik GESTAKIN juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Sebelum diterjunkan ke lokasi KKN, para mahasiswa mengikuti pembekalan pada 22–24 Juni 2026. Materi yang diberikan meliputi pemberdayaan masyarakat, edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, penguatan ekonomi keluarga dan UMKM desa, peningkatan sanitasi lingkungan dan akses air bersih, literasi, pendidikan keluarga, hingga penguatan kelembagaan masyarakat, dan inovasi lokal.

Rektor UNADRI, Dr. Patrisius Kami, mengatakan program GESTAKIN sejalan dengan komitmen kampus dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

"Ini merupakan kali pertama UNADRI mengikuti program GESTAKIN. Kami melihat program ini sangat relevan karena mendorong mahasiswa lebih peduli terhadap persoalan sosial, kesehatan, dan lingkungan hidup di masyarakat," ujar Patrisius kepada wartawan, Senin 29 Juni 2026.

Menurut Dia, UNADRI telah menerapkan kurikulum yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk lebih banyak belajar di lapangan. Dari total 100 SKS yang ditempuh mahasiswa, sebanyak 40 SKS dialokasikan untuk kegiatan Magang I dan Magang II.

Ia menilai pelaksanaan GESTAKIN bertepatan dengan kalender akademik kampus sehingga mahasiswa dapat mengintegrasikan kegiatan KKN dengan program magang.

Patrisius juga mengapresiasi inisiatif LLDIKTI Wilayah XV yang menggagas program GESTAKIN. Ia mengemukakan, dari program studi yang ada, mahasiswa bisa menjalankan kegiatan kewirausahaan, bisnis digital, dan bidang keilmuan lainnya yang dapat berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.

"GESTAKIN bukan hanya berbicara tentang penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, tetapi juga tentang pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas," ucapnya.

Ia berharap kehadiran mahasiswa UNADRI di lokasi KKN dapat memberikan dampak nyata melalui penerapan ilmu yang dimiliki serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat untuk mewujudkan NTT yang sehat, kuat, dan inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....