BPIP RI Gelar Forum Komunikasi Publik di Batam, Perkuat Narasi Nilai Pancasila

  • 19 Mei 2026 22:42 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) menggelar Forum Komunikasi Publik Tahun 2026 di Golden View Hotel Batam, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Bangun Narasi, Kuatkan Reputasi Negeri” dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, praktisi komunikasi publik, hingga perwakilan humas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Forum tersebut menghadirkan Sekretaris Utama BPIP RI, Tonny Agung Arifianto sebagai keynote speaker. Selain itu hadir pula sebagai narasumber, Staff Ahli Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Kemkomdigi RI Raden Wijaya Kusuma Wardhana, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hamdan Hamidan, serta Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia Rofi Uddarojat, hadir pula melalui daring Dino Patti Djalal selaku Wakil Menteri Luar Negeri RI Periode tahun 2014.

Sementara itu, sambutan Pemerintah Kota Batam disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Batam, Riama Manurung yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

Dalam sesi doorstop usai kegiatan, Sekretaris Utama BPIP RI Tonny Agung Arifianto menegaskan forum tersebut menjadi ruang kolaborasi antara insan humas pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat penyebarluasan informasi kebijakan publik.

Sekretaris Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) Tonny Agung Arifianto (tengah) bersama Kepala Biro Fasilitasi Pimpinan Humas dan Administrasi BPIP RI Mahnan Marbawi (kanan) dan Kepala Bagian Humas BPIP RI Yoga Natasha Amin (kiri) pada saat diwawancarai oleh RRI di Golden View Hotel Batam, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto: Fa'iq Ikbaar Muzakkii/RRI)

“Hari ini kegiatan Forum Komunikasi Publik BPIP RI Tahun 2026. Ini adalah satu kegiatan yang mengumpulkan tentunya humas-humas, hubungan masyarakat dengan seluruh kementerian lembaga, termasuk pemerintahan daerah, maupun di masyarakat untuk memastikan betul bahwa strategi-strategi kebijakan pemerintah terutama dari BPIP juga bisa diketahui oleh publik, bisa dirasakan oleh publik juga,” ujar Tonny.

Ia menyebut forum komunikasi publik juga diharapkan mampu menjadi jembatan antara BPIP dan masyarakat dalam menyampaikan maupun menerima masukan terhadap program kerja lembaga.

“Sehingga ini menjadi satu bagian corong bagi masyarakat, bagi BPIP juga untuk menyampaikan seluruh program-program kerja yang bisa dilahirkan di BPIP. Termasuk mungkin kalau ada masukan-masukan bagi BPIP kedepannya,” katanya.

Dalam forum tersebut, Tonny turut menyoroti sejumlah program Pemerintah Kota Batam yang dinilai telah sejalan dengan implementasi nilai-nilai Pancasila di daerah.

“Tadi kebijakan-kebijakan yang sudah disampaikan oleh Kota Batam ya, yang mencerminkan betul-betul selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Ada sekolah gratis ya, kemudian termasuk bagaimana pengentasan kemiskinan di Kota Batam juga, termasuk indeks SDM-nya yang cukup lumayan tinggi,” ucapnya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam menjamin akses pendidikan dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari pengamalan sila-sila Pancasila.

“Pendidikan harus dirasakan oleh publik, harus dirasakan oleh masyarakat, termasuk sila ke lima. Sehingga pemerintah harus hadir,” tambah Tonny.

Sementara itu, Kepala Biro Fasilitasi Pimpinan Humas dan Administrasi BPIP RI Mahnan Marbawi mengatakan hasil forum tersebut nantinya akan ditindaklanjuti melalui penguatan koordinasi komunikasi publik antarinstansi.

“Direncanakan, kami bersama dengan seluruh humas kementerian lembaga, serta pemerintah daerah, membangun satu narasi tunggal, terkait bagaimana implementasi nilai-nilai Pancasila, baik dalam kebijakan publik, atau dalam implementasi masyarakat,” ujar Mahnan.

Ia menambahkan sinergi antarhumas pemerintah diperlukan agar pesan terkait implementasi Pancasila dapat tersampaikan secara seragam kepada masyarakat.

“Jadi nanti kita akan melakukan koordinasi dengan semua pelaku humas yang ada di KL, dan pemerintah provinsi atau daerah, untuk bersama-sama mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Bagian Humas BPIP RI Yoga Natasha Amin menilai forum komunikasi publik juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi informasi kepada masyarakat.

“Juga nanti mungkin salah satu tujuan kita dalam melaksanakan forum komunikasi publik ini adalah agar peningkatan nilai keterbukaan informasi publik, terutama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, sebagai salah satu badan lembaga yang memiliki nilai informatif,” ujar Yoga.

Ia memastikan BPIP akan terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan informasi publik secara terbuka dan berkelanjutan.

“Itu tetap menjaga stabilitas dan dedikasinya untuk tetap memberikan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat Indonesia,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....