Disiplin Bayar Iuran sebelum Tanggal 10, Hindari Kendala Layanan
- 10 Apr 2026 15:15 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Memasuki musim pancaroba dengan perubahan cuaca yang cukup ekstrem, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatan. Selain menjaga daya tahan tubuh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari juga mengingatkan pentingnya memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif dengan membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulan.
“Perubahan cuaca di musim pancaroba membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit. Dalam kondisi seperti ini, masyarakat perlu memastikan bahwa status kepesertaan JKN tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala. Kami mengingatkan peserta JKN, khususnya peserta segmen mandiri, untuk disiplin membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulan agar tidak terjadi tunggakan yang dapat menghambat pelayanan,” kata Galih saat ditemui di ruangannya pada Kamis, 9 April 2026.
Galih menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan terus menghadirkan berbagai inovasi untuk memudahkan peserta dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran. Salah satu kemudahan yang dapat dimanfaatkan adalah layanan autodebit yang memungkinkan pembayaran iuran dilakukan secara otomatis setiap bulan.
“Peserta dapat memanfaatkan layanan autodebit agar tidak lupa membayar iuran. Iuran akan terpotong otomatis setiap bulan, tentunya dengan memastikan saldo mencukupi. Pendaftaran autodebit juga dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN,” ujar Galih.
Lebih lanjut, Galih menegaskan bahwa saat ini terdapat hampir satu juta kanal pembayaran yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN. Kanal tersebut meliputi fasilitas perbankan seperti ATM dan mobile banking, minimarket, hingga dompet digital.
“Dengan banyaknya pilihan kanal pembayaran, kami berharap tidak ada lagi alasan untuk terlambat membayar iuran. Semua kemudahan ini dihadirkan untuk mendukung peserta agar tetap aktif dalam Program JKN,” ujarnya.
Sementara itu, Hendri Syahrial (44), seorang pengemudi ojek online asal Pamekasan, mengaku telah menjadi peserta JKN selama tiga tahun terakhir. Hendri menyadari pentingnya membayar iuran tepat waktu setelah sempat mengalami tunggakan yang cukup besar.
“Saya sempat menunggak iuran selama kurang lebih dua tahun terakhir dengan total sekitar Rp 11 juta. Akhirnya saya memutuskan untuk melunasi seluruh tunggakan agar status kepesertaan saya bisa langsung aktif Kembali agar saat membutuhkan layanan Kesehatan tidak ada kendala,” Kata Hendri.
Hendri juga merasakan kemudahan layanan digital yang disediakan BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Hendri mengaku aplikasi tersebut sangat membantu dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor.
“Saya sering menggunakan Aplikasi Mobile JKN untuk pindah fasilitas kesehatan, cek tagihan iuran, dan memastikan status kepesertaan saya aktif. Bahkan saat berobat ke FKTP, saya cukup menunjukkan kartu digital dari aplikasi,” ucap Hendri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....