DPR Tekankan Penting Peningkatan Kualitas Peternak Susu Lokal

  • 10 Feb 2026 11:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menekankan, pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme peternak lokal. Karena, saat ini masih banyak susu hasil peternak yang belum memenuhi standar industri. 

"Dampaknya, tidak dapat terserap optimal oleh perusahaan pengolahan. Ini menjadi tugas Kementerian Perindustrian (Kemenperin), memberikan pendidikan dan edukasi agar peternak kita bisa lebih profesional,” kata Waketum PAN ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, dikutip Selasa, 10 Februari 2026. 

Saleh menekankan, pentingnya industri susu nasional dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh komponen pendukung MBG harus dipastikan terpenuhi, terutama susu yang merupakan salah satu sumber gizi penting bagi anak-anak. 

“Susu adalah salah satu makanan bergizi yang dapat meningkatkan kecerdasan anak-anak kita. Karena itu, ini tidak boleh dilupakan dan ditinggalkan,” ucap Saleh. 

Di satu sisi, Saleh menyoroti, masih adanya ketimpangan antara kebutuhan dan ketersediaan susu nasional. Ke depannya, penting pemerintah segera memenuhi kekurangan tersebut. 

"Keterbatasan pasokan tersebut berdampak langsung pada rendahnya frekuensi konsumsi susu anak. Sehingga anak-anak Indonesia saat ini diperkirakan belum mengonsumsi susu setiap hari, dan baru sekitar tiga kali dalam seminggu," ujar Saleh. 

Sebelumnya, Direktur Hukum dan Regulasi PT Frisian Flag Indonesia, Frida Chalid menyatakan, komitmen perusahaan dalam mendukung asupan gizi. Frida menjelaskan, pihak swasta terus melakukan edukasi nutrisi kepada anak-anak secara rutin tiap tahun.

Perusahaan saat ini mulai mengambil langkah konkret guna meningkatkan populasi sapi perah di dalam negeri. Penambahan jumlah ternak diharapkan mampu mendongkrak volume produksi susu segar nasional secara signifikan di masa depan.

"Dalam waktu dekat Frisian Flag akan mengimpor sapi. Jadi sapi perah itu akan dibantu untuk masuk ke Indonesia untuk menambah populasi sapi yang ada di Indonesia," ujar Frida saat meyambut kunjungan kerja Komisi VII DPR ke PT Frisian Flag Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis, 5 Februari 2026. 

Pihak industri juga sedang mempercepat pengadaan mesin produksi baru melalui mekanisme perdagangan luar negeri. Teknologi tersebut akan digunakan untuk memperbesar kapasitas suplai produk bagi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Peningkatan kemampuan pabrik memerlukan dukungan regulasi serta bantuan ekonomi dari otoritas terkait di Indonesia. Pihak industri juga mengharapkan adanya kemudahan fiskal agar efisiensi harga produk dapat tercapai dengan lebih baik.

"Tentu adanya insentif fiskal dari pemerintah seperti misalnya import mesin untuk kami meningkatkan kapasitas tersebut. Sangat kami harapkan, sehingga kami bisa memproduksi itu dengan harga yang lebih efisien," kata Frida.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....