Helikopter TNI AU Evakuasi Korban Jatuhnya ATR

  • 24 Jan 2026 18:13 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Helikopter H225M Caracal TNI Angkatan Udara berhasil mengevakuasi dua bagian tubuh korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, melalui jalur udara, Jumat (23/1/2026).

Evakuasi tersebut dilakukan oleh prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU bersama Tim SAR Gabungan setelah memastikan lokasi penemuan bagian tubuh korban di medan pegunungan yang ekstrem pada Kamis (22/1/2026). Kondisi geografis yang terjal dan sulit dijangkau membuat penggunaan helikopter menjadi satu-satunya opsi efektif untuk mempercepat proses evakuasi.

Bagian tubuh korban kemudian diterbangkan menuju Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, sebelum selanjutnya dibawa ke RSAU dr. Dody Sardjoto untuk dilakukan identifikasi awal. Setelah itu, proses lanjutan akan dilakukan di pos Disaster Victim Identification (DVI) guna memastikan identitas korban secara akurat.

Operasi ini menjadi bagian dari rangkaian upaya pencarian dan pertolongan pascakecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan pegunungan tersebut. TNI AU, Basarnas, Polri, BPBD, serta relawan terus bersinergi dalam operasi kemanusiaan, baik melalui jalur udara maupun darat.

Keterlibatan helikopter H225M Caracal yang memiliki kemampuan angkut dan manuver di medan berat sangat membantu mempercepat proses evakuasi serta menjaga keselamatan tim di lapangan. Pesawat ini memang dirancang untuk misi-misi SAR, evakuasi medis, serta operasi khusus di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.

Panglima TNI AU sebelumnya menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara untuk selalu siap mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, termasuk dalam tragedi kecelakaan penerbangan, demi membantu percepatan penanganan korban dan memberikan kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan.

Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan, seiring upaya maksimal seluruh unsur untuk menemukan korban lainnya serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....