Sajian Keunikan Nasi Padang Terkandung Makna yang dalam

  • 20 Jul 2026 20:49 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Nasi Padang memiliki keunikan dalam penyajian lauk pauk secara bertumpuk-tumpuk dan porsi yang lebih besar saat dibungkus dibandingkan dimakan di tempat.
  • Tradisi memberikan porsi nasi Padang yang lebih besar saat dibungkus berakar dari filosofi masyarakat Minangkabau yang ramah dan melayani tamu dengan sebaik-baiknya.
  • Warung nasi Padang sudah ada sejak era kolonial Belanda, di mana kaum pribumi lebih memilih membawa pulang nasi dalam porsi besar sebagai bentuk kepedulian pemilik warung terhadap kesulitan hidup mereka.

RRI.CO.ID,Bandung - Tahukah anda salah satu keunikan dalam penyajian nasi padang saat makan di rumah makan atau restoran nasi Padang ? keunikan itu bisa kita perhatikan dan kita lihat saat seorang pelayan rumah nasi Padang menghidangkan berbagai lauk pauk dengan menggunakan piring dan dibawa secara bertumpuk-tumpuk oleh satu orang pelayan restoran nasi Padang.

Bahkan satu hal lagi, bila membeli nasi Padang tidak makan ditempat atau dibungkus untuk dibawa kerumah, akan mendapatkan porsi yang lebih besar, seorang pelayan restoran nasi padang memberikan nasi dalam versi jumbo atau lebih banyak dibanding porsi jika dimakan di restoran atau warung itu sendiri.

Jika di telisik secara historis, menurut laman MARInews, pemberian nasi padang yang dibungkus lebih besar daripada makan ditempat, ini berkaitan dengan filosofis masyarakat Minangkabau yang ramah dan melayani sebaik-baiknya tamu yang datang.

Ternyata keberadaan warung nasi padang sudah ada sejak jaman kolonial Belanda, sehingga banyak yang membeli nasi Padang dari kalangan penjajah Hindia Belanda, sedangkan kaum pribumi yang ingin membeli nasi padang kebanyakan di bungkus, karena kaum pribumi enggan duduk bercampur dengan kalangan kolonial, kaum pribumi lebih memilih dibungkus untuk dibawa pulang kerumah.

Para pemilik warung nasi padang pada waktu itu, mengetahui akan kesulitan hidup yang dialami kaum pribumi, sehingga memberikan porsi nasi yang lebih banyak, nasi yang dibungkus kaum pribumi, harapannya agar bisa dinikmati oleh keluarga kaum pribumi dirumah, inilah salah satu bentuk kepedulian dan konstribusi pemilik warung nasi padang dalam memberikan keadilan kepada masyarakat Indonesia dijaman penjajahan Hindia Belanda.

Kemudian tradisi ini dilanjutkan hingga sekarang, oleh generasi penerus pengusaha warung nasi padang atau restoran nasi Padang, semoga nasi Padang terus melegenda serta kenikmatannya dirasakan warga dunia dan terus berkonstribusi bagi kemajuan masyarakat di Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....