Soto Betawi Menyatukan Gurih Santan dan Aroma Rempah

  • 14 Jul 2026 08:30 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Soto Betawi merupakan kuliner khas Jakarta yang mulai dikenal luas sejak dekade 1970-an.
  • Ciri khas Soto Betawi terletak pada kuah santan yang kaya rempah dan cita rasa gurih.
  • Hidangan ini menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia yang tetap digemari hingga kini.

RRI.CO.ID, Mataram - Soto Betawi merupakan salah satu kuliner khas Jakarta yang telah menjadi bagian dari kekayaan gastronomi Indonesia. Hidangan ini terkenal berkat kuahnya yang gurih dan kaya rempah, dipadukan dengan potongan daging sapi yang empuk serta berbagai pelengkap yang menambah cita rasa. Hingga kini, Soto Betawi masih menjadi menu favorit yang mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta berbagai catatan sejarah kuliner Indonesia, Soto Betawi mulai dikenal luas pada dekade 1970-an. Nama "Soto Betawi" dipopulerkan oleh seorang pedagang soto bernama Haji Husen di kawasan Jakarta. Meski demikian, hidangan ini diyakini telah hadir jauh sebelumnya sebagai bagian dari perkembangan budaya kuliner masyarakat Betawi yang banyak dipengaruhi oleh beragam tradisi kuliner dari berbagai etnis yang menetap di Batavia pada masa lampau.

Keunikan Soto Betawi terletak pada kuahnya yang menggunakan santan, susu, atau kombinasi keduanya. Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, penggunaan santan dan rempah-rempah seperti serai, lengkuas, daun jeruk, kayu manis, cengkih, dan pala menciptakan cita rasa yang kaya serta aroma yang khas. Perpaduan inilah yang membedakan Soto Betawi dari berbagai jenis soto lain di Nusantara.

Pada sajian yang terlihat pada foto, Soto Betawi disajikan dengan kuah berwarna krem yang menggugah selera, dilengkapi nasi putih hangat, bawang goreng, acar, sambal, dan kecap. Pelengkap tersebut memberikan keseimbangan rasa gurih, manis, pedas, dan segar sehingga membuat hidangan semakin nikmat disantap.

Selain menggunakan daging sapi, beberapa penjual juga menyajikan Soto Betawi dengan tambahan jeroan seperti babat, paru, atau hati. Variasi tersebut menjadi salah satu daya tarik yang membuat setiap warung Soto Betawi memiliki ciri khas tersendiri. Meski berbeda dalam penyajian, kekuatan utama hidangan ini tetap terletak pada kuahnya yang kaya rasa dan rempah.

Menurut berbagai referensi kuliner Nusantara, Soto Betawi tidak hanya menjadi makanan sehari-hari masyarakat Jakarta, tetapi juga telah berkembang menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia yang dikenal hingga mancanegara. Kehadirannya mencerminkan keberagaman budaya yang membentuk masyarakat Betawi selama berabad-abad.

Dengan sejarah yang panjang dan cita rasa yang khas, Soto Betawi menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia mampu bertahan di tengah perkembangan zaman. Semangkuk Soto Betawi hangat tidak hanya menawarkan kelezatan, tetapi juga menyimpan cerita tentang perjalanan budaya dan warisan kuliner yang terus dilestarikan hingga saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....