Mengenal Chilli Oil dan Cara Membuatnya di Rumah

  • 23 Jun 2026 14:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Chilli oil atau minyak cabai aromatik semakin populer di kalangan pecinta kuliner. Bumbu yang identik dengan masakan Tiongkok ini dikenal mampu menghadirkan perpaduan rasa pedas, gurih, dan aroma rempah yang khas pada berbagai hidangan.

Di balik popularitasnya, chilli oil memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perjalanan cabai di dunia. Cabai sendiri berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, lalu dibawa ke Asia melalui jalur perdagangan global pada abad ke-16. Setelah masuk ke Tiongkok, cabai berkembang pesat, terutama di wilayah Sichuan, Hunan, Guizhou, dan Shaanxi yang kemudian dikenal dengan kuliner bercita rasa pedas.

Menurut National Geographic, salah satu bentuk awal minyak cabai mulai terdokumentasi pada era Dinasti Qing sekitar akhir abad ke-18. Seiring waktu, masyarakat Tiongkok mengembangkan chilli oil sebagai bumbu pelengkap yang memperkaya cita rasa berbagai makanan.

Salah satu keunggulan chilli oil adalah fleksibilitasnya yang dapat dipadukan dengan berbagai jenis hidangan, seperti:

  • Dumpling (gyoza atau jiaozi), untuk menambah rasa gurih dan pedas.

  • Mie kuah atau mie kering, seperti ramen, lamian, dan mie ayam.

  • Nasi putih hangat, sebagai pelengkap sederhana namun nikmat.

  • Telur ceplok, telur rebus, atau telur dadar, untuk menambah cita rasa.

  • Bakso dan pangsit kuah, agar kuah terasa lebih kaya rasa.

  • Bubur ayam, sebagai alternatif sambal.

  • Tumis sayuran, seperti pakcoy, kangkung, atau buncis.

  • Tahu dan tempe goreng, sebagai saus cocolan.

  • Ayam goreng atau ayam kukus, untuk sensasi pedas yang berbeda.

  • Pizza dan roti lapis, yang kini juga mulai dipadukan dengan chilli oil dalam tren kuliner modern.

Jika tertarik membuatnya di rumah, berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan;

  • 200 ml minyak sayur (canola, bunga matahari, atau minyak kedelai)

  • 5 sdm cabai bubuk kasar

  • 3 siung bawang putih, cincang halus

  • 1 ruas jahe, iris tipis

  • 2 batang daun bawang

  • 1 batang kayu manis

  • 1 buah bunga lawang

  • 1 sdm biji wijen

  • 1 sdt garam

  • 1 sdt gula

  • 1 sdt kecap asin (opsional)

Cara membuatnya;

  1. Masukkan cabai bubuk, bawang putih, biji wijen, garam, dan gula ke dalam wadah tahan panas.

  2. Panaskan minyak bersama jahe, daun bawang, kayu manis, dan bunga lawang selama 10-15 menit dengan api kecil.

  3. Setelah aromanya keluar, saring rempah-rempah dari minyak.

  4. Tuangkan minyak panas secara bertahap ke dalam campuran cabai sambil diaduk perlahan.

  5. Tambahkan kecap asin bila menginginkan rasa yang lebih gurih.

  6. Dinginkan dan simpan dalam wadah kaca yang bersih dan tertutup rapat.

Jika disimpan di dalam lemari pendingin, chilli oil dapat bertahan hingga beberapa minggu dan siap digunakan kapan saja.

Tren chilli oil menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin tertarik mengeksplorasi cita rasa internasional tanpa harus pergi ke luar negeri. Kehadirannya menjadi bukti bahwa sebuah bumbu sederhana mampu memperkaya pengalaman bersantap dan menjadi jembatan budaya kuliner lintas negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....