Kolang Kaling, Pangan Tradisional yang Kian Diminati saat Ramadan

  • 23 Feb 2026 12:17 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kolang kaling, yang merupakan olahan dari biji pohon aren, kembali menjadi daya tarik utama di pasar tradisional saat bulan Ramadan. Dengan tekstur kenyal dan rasa yang segar, kolang kaling menjadi bahan pilihan untuk berbagai jenis hidangan takjil, mulai dari kolak hingga es campur.

Di pasar tradisional, kolang kaling tersedia dalam beragam bentuk, mulai dari yang belum diolah hingga yang telah ditambahkan pewarna dan sirup manis. Ragam ini mempermudah pembeli untuk mengolahnya sesuai keinginan, baik untuk sajian keluarga maupun untuk dijual kembali sebagai produk kuliner.

Selain kenikmatannya, kolang kaling juga terkenal akan kandungan gizi yang berkontribusi untuk kesehatan. Buah ini kaya akan serat, kalsium, dan memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga bermanfaat untuk sistem pencernaan serta membantu menjaga tingkat hidrasi tubuh pasca berpuasa.

Para ahli gizi menyatakan bahwa konsumsi kolang kaling dalam jumlah wajar dapat berkontribusi untuk kesehatan tulang dan sendi berkat mineral yang terdapat di dalamnya. Selain itu, dengan kalori yang relatif sedikit, kolang kaling menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menikmati hidangan manis tanpa rasa khawatir berlebihan.

Tidak hanya diolah menjadi kolak, kini kolang kaling semakin kreatif disajikan dalam berbagai menu modern seperti puding, cocktail buah, hingga sebagai topping untuk minuman kekinian. Inovasi ini menjadikan kolang kaling tetap relevan di tengah perkembangan tren kuliner yang terus berubah.

Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat tentang pola makan yang sehat dan perlunya melestarikan pangan lokal, kolang kaling diprediksi akan terus diminati, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga sebagai bahan pangan alternatif dalam menu sehari-hari. Harapan terhadap dukungan produk lokal diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani aren serta pelaku usaha kecil di berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....