Cucur Gula Aren Bertahan di Tengah Gempuran Jajanan
- 01 Feb 2026 05:30 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta -.Usaha jajanan tradisional Cucur Gula Aren masih bertahan dan diminati masyarakat di tengah maraknya makanan modern. Usaha yang mulai beroperasi sejak 2019 ini menyajikan kue cucur dan kue lumpur yang dibuat langsung di tempat sehingga tetap segar saat disantap pelanggan.
Alamat kios ini berada di Jalan Babarsari, Yogyakarta, yang dikenal sebagai kawasan ramai mahasiswa.
Salah satu penjual Tio, menjelaskan bahwa usaha tersebut dimiliki oleh Bapak Hans dan Ibu Lee. Ia mengatakan, usaha ini telah berjalan sekitar enam tahun dan berkembang dari satu lokasi hingga memiliki sejumlah cabang di Yogyakarta dan luar daerah.
| Baca juga: Manisnya Nostalgia dalam Bolu Tempo Dulu |
“Usaha ini mulai sekitar tahun 2019 dan sampai sekarang masih terus jalan,” ujarnya.
Menurut Tio, menu yang paling diminati pelanggan adalah kue cucur berbahan gula aren. Di kawasan Babarsari, tempat ia berjualan, kue cucur lebih banyak dipesan dibandingkan kue lumpur.
“Kalau di daerah sini yang paling banyak diminati itu cucur daripada lumpur,” katanya.
Ia menuturkan, alasan pemilik membuka usaha ini karena ingin mempertahankan makanan tradisional yang kini mulai jarang ditemui di pinggir jalan. Respons masyarakat yang positif sejak awal membuat usaha tersebut terus dikembangkan hingga memiliki beberapa cabang. “Awalnya dicoba dan ternyata banyak yang suka, jadi akhirnya dikembangkan,” ucapnya.

Meski demikian, usaha ini juga menghadapi tantangan, terutama kenaikan harga bahan baku. Namun hingga kini harga jual masih dipertahankan agar tetap terjangkau, mengingat mayoritas pelanggannya adalah mahasiswa.
“Tantangannya paling di harga bahan yang naik, tapi kita belum bisa naikin harga jual,” ujarnya.
Keunggulan Cucur Gula Aren terletak pada proses pembuatan yang dilakukan secara langsung. Hal ini membuat produk yang dijual lebih segar, bersih, dan memiliki citarasa yang khas dibandingkan jajanan serupa yang dijual di pasar. Selain itu, pelayanan yang ramah juga menjadi perhatian utama penjual kepada pelanggan.
Salah satu pelanggan, Kesya, mengaku puas dengan cita rasa jajanan tersebut. Ia menyebut kue cucur memiliki rasa gula aren yang legit dan renyah di bagian pinggir, sementara kue lumpurnya lembut dan tidak terlalu manis.
“Kue cucurnya enak dan legit, kue lumpurnya juga lembut, manisnya pas dan nggak bikin enek, jadi pengin balik lagi,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....