Pizza Hood UMKM Lokal Krian Tembus Pasar
- 24 Jan 2026 15:26 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Tanjung Perak Siang menggelar Obrolan UMKM pada Sabtu, 24 Januari 2026, menghadirkan Galuh Retnosari, pelaku UMKM Pizza Hood. Dalam kesempatan tersebut, Galuh membagikan cerita perjalanan membangun usaha pizza rumahan yang kini berkembang dan dikenal masyarakat.
Galuh menjelaskan, nama Pizza Hood merupakan plesetan dari Pizza Hut agar mudah diingat dan terasa akrab. “Pizza Hood itu plesetan dari Pizza Hut karena familiar juga. Pizza Hood, pizzanya arek Krian semoga bisa jadi pizzanya arek Surabaya,” ucap Galuh.
Usaha Pizza Hood dimulai pada 2024 setelah Galuh memutuskan resign dari pekerjaannya. Berawal dari tidak adanya kegiatan, ia mencoba membuat pizza rumahan yang ternyata mendapat respons positif dari warga.
Selain itu, Galuh melihat peluang karena jarangnya outlet pizza di kampung-kampung wilayah Krian, khususnya di Terungwetan. Seluruh adonan Pizza Hood dibuat sendiri dengan resep hasil percobaan berulang. Galuh mengaku sempat beberapa kali gagal sebelum menemukan resep yang paten dan diterima pasar.
Awalnya pembeli berasal dari tetangga dan teman, namun karena keterbatasan pasar, Galuh akhirnya membuka kedai kecil dan mengikuti kelas-kelas UMKM untuk memperluas jaringan hingga produknya bisa masuk ke kafe. Tantangan terberat dialami saat penjualan menurun drastis hingga kesulitan membeli bahan baku.
Dari titik terendah tersebut, Galuh berupaya bangkit dengan membuka outlet agar pasar tidak hanya terbatas pada orang-orang terdekat, melainkan juga pelanggan yang melintas. Pizza Hood menerapkan konsep fresh from oven, di mana pizza langsung dipanggang setelah ada pesanan sehingga tetap hangat.
Untuk menjawab permintaan dari luar daerah seperti Surabaya, Mojokerto, dan Sidoarjo, Galuh mengembangkan produk pizza frozen yang bisa dipanaskan sendiri dan kini sudah dipasarkan hingga Pamekasan. Menu favorit pembeli adalah varian beef dan sosis, yang banyak disukai anak-anak sekolah dan pelanggan sekitar.
Menutup obrolan, Galuh memberikan motivasi kepada pelaku UMKM lain. “Untuk teman-teman UMKM, semua itu pernah di titik terendah, pernah penjualan sepi, pembeli komplain, tapi tetap semangat. Jangan takut gagal, cari ilmu, cari teman UMKM, masuk ke grup UMKM agar dapat motivasi dan relasi baru. Semangat untuk tim-tim UMKM di luar sana,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....