Kreator Konten Bantu UMKM Kuliner Surabaya Raih Konsumen Baru
- 02 Jun 2026 11:34 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Perkembangan media sosial mengubah cara masyarakat mencari informasi kuliner. Platform digital kini menjadi rujukan utama dalam menentukan pilihan tempat makan. Jika sebelumnya rekomendasi diperoleh dari mulut ke mulut, kini masyarakat mengandalkan TikTok dan Instagram. Video pendek dinilai lebih praktis serta memberikan gambaran nyata mengenai produk dan suasana tempat.
Perubahan perilaku tersebut membuka peluang baru bagi pelaku UMKM kuliner. Mereka dapat menjangkau konsumen lebih luas melalui kolaborasi dengan kreator konten. Konten berupa ulasan makanan mampu meningkatkan visibilitas usaha. Selain itu, konten juga membantu memperkenalkan produk kepada calon pelanggan baru.
Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, kehadiran kreator digital menjadi salah satu alternatif promosi. Strategi ini dinilai efektif karena menyesuaikan kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi.
Salah satu kreator konten kuliner asal Surabaya, Vivian Baby, menilai media sosial memiliki peran penting. Menurutnya, platform digital membantu memperkenalkan UMKM kepada masyarakat secara lebih luas.
Vivian mengatakan banyak UMKM memiliki produk berkualitas. Namun, usaha tersebut belum sepenuhnya dikenal masyarakat. “Banyak UMKM yang sebenarnya memiliki produk berkualitas, tetapi belum banyak dikenal masyarakat,” ujar Vivian Baby.
Ia menambahkan konten digital mampu membantu memperluas jangkauan informasi. Dengan demikian, pelaku usaha berpeluang memperoleh pelanggan baru. “Melalui konten digital, informasi tentang usaha tersebut bisa menjangkau audiens yang lebih luas dan membantu mereka mendapatkan pelanggan baru,” ujarnya.
Menurut Vivian, masyarakat kini lebih menyukai referensi kuliner berbentuk video pendek. Format tersebut dianggap mudah diakses dan lebih informatif. Video pendek memberikan gambaran mengenai rasa makanan serta kondisi tempat usaha. Informasi itu membantu calon pelanggan sebelum memutuskan berkunjung.
Fenomena tersebut membuat konten kuliner semakin diminati pengguna media sosial. Berbagai platform digital pun dipenuhi ulasan makanan dan rekomendasi tempat makan. Selain membantu promosi, kreator konten juga dapat memberikan edukasi pemasaran digital. Pelaku UMKM dapat mempelajari strategi komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kolaborasi yang tepat memungkinkan usaha membangun citra positif. Hubungan dengan pelanggan juga dapat terjalin lebih kuat melalui interaksi digital.
Media sosial memberi ruang bagi pelaku usaha untuk berkomunikasi langsung. Respons pelanggan dapat diketahui secara cepat dan efisien. Kehadiran kreator digital juga membantu memperluas jangkauan pasar. Informasi mengenai usaha dapat tersebar kepada audiens yang sebelumnya belum mengenal produk tersebut.
Pengamat pemasaran digital menilai keberhasilan promosi tidak hanya ditentukan jumlah pengikut. Faktor lain yang penting adalah kualitas konten dan tingkat kepercayaan audiens. Konten yang informatif dan autentik dinilai lebih efektif. Audiens cenderung mempercayai informasi yang disampaikan secara jujur dan relevan.
Karena itu, kerja sama antara UMKM dan kreator digital perlu dirancang dengan baik. Tujuannya agar pesan promosi dapat diterima secara optimal oleh masyarakat.
Di Surabaya, pertumbuhan UMKM kuliner terus menunjukkan perkembangan positif. Kondisi tersebut menciptakan peluang kolaborasi yang semakin besar.
Berbagai usaha kuliner lokal kini aktif memanfaatkan media sosial. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat strategi pemasaran dengan biaya terjangkau.
Pemanfaatan platform digital juga mendukung perkembangan ekonomi kreatif daerah. Pelaku usaha dan kreator dapat saling mendukung dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan.
Perkembangan teknologi diperkirakan akan memperkuat tren tersebut. Kolaborasi antara UMKM dan kreator konten diprediksi terus meningkat pada masa mendatang. Kehadiran kreator digital tidak hanya berfungsi sebagai media promosi. Mereka juga menjadi jembatan antara pelaku usaha dan masyarakat.
Melalui konten yang mudah diakses, informasi dapat tersampaikan lebih efektif. Cara ini dinilai relevan dengan kebutuhan konsumen di era digital.
Dengan dukungan media sosial, UMKM kuliner memiliki peluang berkembang lebih besar. Jangkauan pasar yang luas diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....