Gaya Hidup Modern Tingkatkan Risiko Gangguan Prostat, Ini Cara Mencegahnya

  • 17 Jul 2026 15:41 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Perkembangan era modern memicu meningkatnya kebiasaan kurang bergerak atau sedentary lifestyle di tengah masyarakat. Kebiasaan duduk terlalu lama di depan layar dan minim berolahraga ternyata dapat berdampak langsung pada kesehatan organ internal pria, termasuk meningkatkan risiko gangguan prostat.

Dalam Dialog Kesehatan Pro 1 RRI Purwokerto, Selasa (30/6/2026), Dokter Umum Klinik Tanjung, dr. Choirul Mufied, menjelaskan bahwa kurangnya aktivitas fisik dapat mengganggu sirkulasi darah di area panggul. Kondisi tersebut, ditambah penumpukan lemak tubuh akibat obesitas, berpotensi mempercepat pembesaran kelenjar prostat.

"Kurang bergerak membuat sirkulasi darah, termasuk di area panggul, menjadi kurang optimal. Jika disertai obesitas, keseimbangan hormon juga dapat terganggu sehingga risiko pembesaran prostat menjadi lebih tinggi," ujar dr. Choirul.

Ia menambahkan, risiko tersebut akan semakin besar apabila dibarengi pola makan yang kurang sehat, seperti sering mengonsumsi makanan instan, makanan tinggi lemak jenuh, serta kurang minum air putih. Kebiasaan tersebut dapat memperlambat metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko gangguan pada saluran kemih.

Untuk memutus rantai risiko tersebut, masyarakat diimbau agar tetap aktif bergerak di sela-sela aktivitas harian. Menurutnya, berjalan kaki beberapa menit, melakukan peregangan setiap satu hingga dua jam, serta memenuhi kebutuhan cairan merupakan langkah sederhana yang memberi manfaat besar bagi kesehatan.

Selain aktivitas fisik, dr. Choirul menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat sebagai upaya pencegahan. Ia menyarankan masyarakat untuk mengurangi konsumsi daging merah dan makanan tinggi lemak jenuh, serta memperbanyak makanan yang kaya antioksidan seperti tomat, sayuran hijau, dan buah-buahan segar.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menahan buang air kecil, menjaga berat badan tetap ideal, serta menghindari kebiasaan merokok. Menurutnya, langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu mempertahankan fungsi prostat hingga usia lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....