Klinik Hewan Keliling Hadir di Jakarta Timur, Warga Antusias Akses Layanan

  • 16 Jul 2026 15:35 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kehadiran Klinik Hewan Keliling di Jakarta Timur mendapat sambutan positif dari warga. Selama dua hari pelayanan, Rabu dan Kamis, 15-16 Juli 2026 di Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, lebih dari 40 hewan peliharaan telah menjalani pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, hingga konsultasi medis.

Kepala Satuan Pelaksana Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kecamatan Duren Sawit, Nur Hikmah, mengatakan respons masyarakat sejak hari pertama cukup positif. Warga bahkan mulai menanyakan jadwal layanan berikutnya di wilayah lain.

"Untuk animo masyarakat sendiri dari kemarin itu alhamdulillah cukup tinggi. Mereka juga menanyakan, 'Kapan lagi nih? Ada di mana lagi sih?' Untuk sampai saat ini kira-kira kurang lebih sudah ada di kisaran 40-an selama dua hari ini," kata Nur, di Kantor Lurah Pondok Bambu, Kamis 16 Juli 2026.

Berdasarkan data rekap pelayanan yang dirilis akun instagram Dinas KPKP, jumlah hewan peliharaan yang dilayani dari Senin 13 Juli 2026 hingga Rabu 15 Juli 2026, sebanyak 43 ekor kucing dan 8 ekor anjing dilayan di wilayah Jakarta Timur. Total hewan dilayani di DKI Jakarta sebanyak 200 ekor.

Menurut Nur, layanan klinik hewan keliling dihadirkan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat. Program tersebut menyasar warga yang selama ini kesulitan menjangkau klinik hewan karena lokasi yang jauh dari tempat tinggal.

"Harapannya setelah adanya klinik mobil hewan keliling ini, masyarakat yang tidak menjangkau adanya klinik yang jauh dari rumahnya bisa kita menjangkau mereka. Jadi dari KPKP kita istilahnya jemput bola ke masyarakat," ujar Nur.

Suku Dinas KPKP Jakarta Timur juga telah menyiapkan titik layanan berikutnya di Kantor Lurah Penggilingan, Cakung, pada Jumat 17 Juli 2026 mendatang. Seluruh layanan beroperasi mulai dari pukul 08.30 WIB hingga 14.30 WIB.

Pengalaman Warga

Salah seorang warga asal Buaran, Asi, mengaku memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan kucing kesayangannya yang mengalami bersin-bersin. Setelah diperiksa dokter hewan, kondisi kucingnya dinyatakan baik dan diduga mengalami alergi.

Asi menilai kehadiran klinik hewan keliling memudahkan pemilik hewan peliharaan memperoleh layanan kesehatan tanpa harus pergi ke klinik yang lokasinya jauh. Ia juga menilai biaya pelayanan masih terjangkau bagi masyarakat.

"Dengan adanya pelayanan ini memudahkan kita yang punya kucing. Jadi kita nggak perlu jauh-jauh. Pas tahu ini bisa langsung konsultasi atau mau vaksin, mau apa pun kita bisa. Terjangkau harganya," kata Asi, di lokasi yang sama.

Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Timur dioperasikan oleh seorang dokter hewan dan seorang paramedis veteriner. Kendaraan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang medis, antara lain alat pemeriksaan darah, hematologi, biokimia, EKG, USG, mikroskop, mesin anestesi inhalasi, pet brooder, dan sentrifus.

Berdasarkan poster tarif yang terpasang di bagian mobil, tarif layanan pemeriksaan kesehatan hewan dibanderol mulai Rp35 ribu untuk pemeriksaan tanpa tindakan pengobatan. Sementara itu, tarif pemeriksaan disertai pengobatan sebesar Rp70 ribu untuk kucing dan Rp100 ribu untuk anjing, kambing, dan sapi.

Adapun tindakan di ruang operasi, biaya operasi kecil ditetapkan sebesar Rp175 ribu, sementara sterilisasi dikenakan tarif Rp400 ribu untuk kucing dan Rp700 ribu untuk anjing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....