Manfaat Makan Belut untuk Kesehatan

  • 16 Jul 2026 21:11 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Belut merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang telah lama menjadi bagian dari kuliner di berbagai daerah di Indonesia.

Selain memiliki cita rasa yang gurih dan tekstur daging yang lembut, belut juga dikenal sebagai makanan yang kaya akan nutrisi. Tidak heran jika banyak orang mengonsumsi belut sebagai bagian dari pola makan sehat.

Di balik tampilannya yang sederhana, belut mengandung berbagai zat gizi penting seperti protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang berperan dalam menjaga fungsi tubuh.

Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan diolah dengan cara yang sehat, belut dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Kandungan Gizi Belut :

Belut merupakan sumber nutrisi yang cukup lengkap. Dalam daging belut terdapat berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh, antara lain:

  • Protein berkualitas tinggi

  • Asam lemak omega-3 dan omega-6

  • Vitamin A

  • Vitamin B12

  • Vitamin D

  • Vitamin E

  • Zat besi

  • Fosfor

  • Kalsium

  • Kalium

  • Selenium

  • Zinc (seng)

Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan belut sebagai salah satu sumber protein hewani yang layak dipertimbangkan dalam menu sehari-hari.

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Protein

Protein merupakan salah satu zat gizi yang sangat penting bagi tubuh. Protein berfungsi membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, membentuk enzim dan hormon, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Belut mengandung protein dengan kualitas yang baik karena memiliki asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Mengonsumsi belut dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, orang dewasa yang aktif, maupun lansia.

2. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Anak-anak memerlukan asupan protein, vitamin, dan mineral yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tulang, otot, dan perkembangan otak.

Belut mengandung protein, vitamin B12, fosfor, dan zat besi yang berperan dalam proses pertumbuhan tersebut. Jika disajikan sebagai bagian dari pola makan yang seimbang, belut dapat menjadi salah satu pilihan lauk bergizi untuk anak.

Namun, pastikan belut dimasak hingga matang sempurna agar aman dikonsumsi.

3. Menjaga Kesehatan Otot

Protein pada belut membantu proses pembentukan dan pemeliharaan massa otot. Hal ini penting bagi orang yang rutin berolahraga maupun lansia yang rentan mengalami penurunan massa otot seiring bertambahnya usia.

Mengonsumsi sumber protein yang cukup setelah aktivitas fisik dapat membantu proses pemulihan otot dan mempercepat regenerasi jaringan.

4. Membantu Pembentukan Sel Darah Merah

Belut mengandung vitamin B12 dan zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.

Kekurangan kedua nutrisi tersebut dapat meningkatkan risiko anemia, yang ditandai dengan gejala seperti mudah lelah, lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi.

Dengan mengonsumsi belut bersama makanan bergizi lainnya, tubuh memperoleh dukungan nutrisi untuk menjaga produksi sel darah merah tetap optimal.

5. Menjaga Kesehatan Mata

Vitamin A merupakan salah satu nutrisi yang cukup tinggi terdapat pada belut.

Vitamin ini memiliki peran penting dalam:

  • Menjaga fungsi retina.

  • Membantu penglihatan pada malam hari.

  • Menjaga kesehatan kornea.

  • Mendukung sistem kekebalan tubuh.

Asupan vitamin A yang cukup dapat membantu mengurangi risiko gangguan penglihatan akibat kekurangan vitamin tersebut.

6. Mendukung Fungsi Otak

Belut mengandung lemak sehat serta vitamin B12 yang berkontribusi terhadap kesehatan sistem saraf.

Vitamin B12 diperlukan dalam pembentukan mielin, yaitu lapisan pelindung saraf yang membantu penghantaran sinyal saraf berlangsung dengan baik.

Selain itu, asam lemak sehat juga mendukung fungsi otak dan menjaga kesehatan sel-sel saraf.

7. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Sistem imun memerlukan berbagai nutrisi agar dapat bekerja secara optimal.

Protein, zinc, selenium, vitamin A, dan vitamin E yang terdapat pada belut berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Konsumsi makanan bergizi yang mengandung nutrisi tersebut, disertai gaya hidup sehat, dapat membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih baik.

8. Menjaga Kesehatan Tulang

Belut mengandung fosfor, vitamin D, dan sejumlah kalsium yang berperan dalam menjaga kepadatan tulang.

Vitamin D membantu penyerapan kalsium, sedangkan fosfor bekerja bersama kalsium dalam pembentukan jaringan tulang.

Asupan nutrisi yang cukup penting untuk membantu mengurangi risiko pengeroposan tulang di kemudian hari.

9. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Belut mengandung asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai.

Lemak sehat membantu menjaga keseimbangan kadar lemak dalam tubuh dan mendukung fungsi pembuluh darah.

Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal jika belut diolah dengan cara dikukus, direbus, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak dibandingkan digoreng dalam minyak berlebihan.

10. Membantu Menjaga Energi Tubuh

Vitamin B kompleks dalam belut berperan dalam proses metabolisme energi.

Vitamin-vitamin ini membantu tubuh mengubah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi yang dapat digunakan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, belut dapat menjadi salah satu pilihan lauk yang mengenyangkan sekaligus bernutrisi.

11. Mendukung Proses Penyembuhan Luka

Protein merupakan komponen utama dalam proses perbaikan jaringan tubuh.

Saat seseorang mengalami luka atau menjalani masa pemulihan setelah sakit, kebutuhan protein biasanya meningkat.

Belut dapat menjadi salah satu sumber protein yang membantu memenuhi kebutuhan tersebut sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

12. Menjaga Kesehatan Kulit

Vitamin E dan protein yang terdapat pada belut membantu menjaga kesehatan kulit.

Protein diperlukan untuk pembentukan kolagen, sedangkan vitamin E berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

13. Sumber Mineral Penting

Belut juga mengandung berbagai mineral yang memiliki fungsi penting, antara lain:

  • Zinc, untuk mendukung sistem imun dan penyembuhan luka.

  • Selenium, sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh.

  • Kalium, yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan serta membantu fungsi otot dan saraf.

  • Fosfor, yang penting untuk kesehatan tulang dan produksi energi.

Cara Mengolah Belut agar Tetap Sehat :

Agar manfaat gizinya tetap optimal, pengolahan belut sebaiknya dilakukan dengan cara yang sehat, seperti:

  • Dikukus.

  • Direbus.

  • Dipanggang.

  • Ditumis dengan sedikit minyak.

  • Dimasak menjadi sup.

Hindari penggunaan minyak berlebihan atau terlalu banyak garam dan penyedap agar kandungan gizinya tetap terjaga.

Hal yang Perlu Diperhatikan :

Meskipun bergizi, konsumsi belut tetap perlu dilakukan secara bijak.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Pastikan belut dimasak hingga matang untuk mengurangi risiko infeksi dari parasit atau bakteri.

  • Konsumsilah dalam porsi yang wajar sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

  • Orang yang memiliki alergi terhadap ikan atau makanan laut sebaiknya berhati-hati karena dapat mengalami reaksi alergi.

  • Pilih belut yang segar dan berasal dari sumber yang bersih untuk meminimalkan risiko paparan kontaminan.

Belut merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi penting, seperti protein berkualitas tinggi, vitamin A, vitamin B12, vitamin D, zat besi, fosfor, selenium, dan zinc.

Berkat kandungan tersebut, konsumsi belut dapat membantu memenuhi kebutuhan protein, mendukung pertumbuhan anak, menjaga kesehatan otot, mata, tulang, sistem saraf, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Meski demikian, manfaat tersebut akan lebih optimal jika belut dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, dimasak hingga matang, dan menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Mengombinasikan konsumsi belut dengan sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serta gaya hidup aktif merupakan langkah yang baik untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh. (ZH/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....