Mengenal Penyakit Scabies dan Cara Mencegah Penularannya

  • 14 Jul 2026 15:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Scabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tungau mikroskopis Sarcoptes scabiei var. hominis. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama mereka yang tinggal di lingkungan padat penduduk. Gejala utamanya berupa rasa gatal yang semakin hebat pada malam hari serta muncul ruam atau bintil kecil pada beberapa bagian tubuh.

Penularan scabies umumnya terjadi melalui kontak kulit secara langsung dalam waktu yang cukup lama dengan penderita. Selain itu, penggunaan pakaian, handuk, selimut, maupun sprei secara bergantian juga dapat meningkatkan risiko penyebaran tungau penyebab scabies. Oleh karena itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah penularan.

Bagian tubuh yang paling sering mengalami gejala scabies meliputi sela-sela jari tangan, pergelangan tangan, siku, ketiak, pinggang, hingga lipatan kulit lainnya. Pada anak-anak, ruam juga dapat muncul di telapak tangan, telapak kaki, bahkan kulit kepala. Jika tidak segera ditangani, garukan akibat rasa gatal dapat memicu infeksi bakteri pada kulit.

Menurut Sandra Widaty dan tim dalam artikel "Scabies: Update on Treatment and Efforts for Prevention and Control in Highly Endemic Settings" yang diterbitkan di Journal of Infection in Developing Countries pada tahun 2022 menjelaskan bahwa keberhasilan penanganan scabies tidak hanya bergantung pada pengobatan penderita, tetapi juga pengobatan terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat. Mereka menegaskan bahwa memutus rantai penularan melalui kebersihan lingkungan menjadi langkah penting dalam mengendalikan penyebaran scabies.

Pengobatan scabies umumnya menggunakan obat antitungau dalam bentuk krim atau losion yang dioleskan ke seluruh permukaan tubuh sesuai anjuran tenaga kesehatan. Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat memberikan obat minum apabila infeksi terjadi secara luas atau dialami oleh banyak orang dalam satu lingkungan.

Selain menjalani pengobatan, penderita dianjurkan mencuci pakaian, handuk, sprei, dan selimut menggunakan air panas, kemudian mengeringkannya hingga benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Langkah tersebut bertujuan membunuh tungau yang masih menempel pada benda-benda yang sering bersentuhan dengan kulit.

Scabies bukanlah penyakit yang berbahaya apabila ditangani dengan tepat. Namun, keterlambatan diagnosis dan pengobatan dapat menyebabkan penularan semakin luas, terutama di lingkungan yang padat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gatal berkepanjangan yang disertai ruam pada kulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....