Benarkah Ada Makanan Anti Pikun? Ini Penjelasan Ilmiah Makanan yang Baik untuk Otak

  • 08 Jul 2026 20:08 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep : Banyak orang percaya ada makanan yang mampu mencegah pikun atau gangguan daya ingat seiring bertambahnya usia. Namun, para peneliti menegaskan hingga saat ini belum ada satu jenis makanan yang terbukti dapat mencegah penyakit Alzheimer maupun demensia secara pasti.

Meski demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga fungsi otak. Pola makan yang kaya sayuran, buah-buahan, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian dikaitkan dengan penurunan risiko penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut.

Dilansir dari National Institute on Aging salah satu pola makan yang banyak mendapat perhatian adalah MIND Diet, perpaduan pola makan Mediterania dan DASH yang dirancang untuk mendukung kesehatan otak. Pola makan ini menganjurkan konsumsi rutin sayuran hijau, buah beri, minyak zaitun, ikan, kacang-kacangan, serta membatasi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan daging olahan.

Sejumlah makanan dinilai memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi otak. Ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3, sedangkan sayuran hijau kaya vitamin K, folat, dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan sel-sel otak.

Buah beri seperti blueberry dan stroberi juga sering dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik karena mengandung antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang membantu melawan stres oksidatif. Selain itu, kenari, almond, minyak zaitun, teh hijau, dan kunyit menjadi bagian dari makanan yang kerap diteliti karena berpotensi mendukung kesehatan otak, meski manfaatnya masih terus dipelajari.

Para ahli mengingatkan bahwa menjaga daya ingat tidak cukup hanya mengandalkan makanan tertentu. Olahraga teratur, tidur yang cukup, mengendalikan tekanan darah, gula darah dan kolesterol, tetap aktif bersosialisasi, serta rutin melatih otak melalui membaca atau mempelajari hal baru merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan kognitif.

Dengan kata lain, istilah "makanan anti pikun" lebih tepat dipahami sebagai makanan yang mendukung kesehatan otak, bukan sebagai obat atau jaminan untuk mencegah demensia. Mengombinasikan pola makan sehat dengan gaya hidup aktif hingga kini menjadi rekomendasi terbaik yang didukung bukti ilmiah untuk menjaga fungsi otak sepanjang usia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....