Dokter Hewan dan Misi Menjaga Kesehatan dari Hulu ke Hilir

  • 17 Jun 2026 17:29 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Banyak masyarakat masih beranggapan bahwa profesi dokter hewan hanya berkaitan dengan pengobatan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Padahal, peran dokter hewan jauh lebih luas dan memiliki kontribusi penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan drh. Maria Yasint C. Zeingo, Medik Veteriner Ahli Pertama pada Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, anggapan bahwa dokter hewan hanya menangani hewan kesayangan kurang tepat karena ruang lingkup profesi ini mencakup berbagai bidang yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan manusia.

"Dokter hewan memang menangani hewan kesayangan seperti kucing dan anjing, tetapi ruang lingkup profesi dokter hewan sebenarnya jauh lebih luas. Dokter hewan berperan dalam pelayanan kesehatan berbagai jenis hewan, termasuk ternak seperti sapi, kambing, babi, dan unggas, serta satwa liar dan hewan akuatik," jelas Maria.

Ia menambahkan, dokter hewan juga memiliki tanggung jawab dalam pengawasan keamanan pangan asal hewan, mulai dari daging, susu, telur, kulit, hingga berbagai produk hewani lainnya yang dikonsumsi masyarakat.

Selain itu, dokter hewan turut berperan dalam pengendalian penyakit hewan menular, penelitian dan pengembangan kesehatan hewan, serta kesehatan masyarakat veteriner yang bertujuan melindungi kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan.

Maria menjelaskan bahwa kesehatan hewan dan kesehatan manusia memiliki hubungan yang sangat erat. Salah satu alasannya adalah adanya penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya.

"Kesehatan hewan memiliki hubungan yang sangat erat dengan kesehatan manusia. Salah satu alasannya adalah adanya penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat setiap hari mengonsumsi produk pangan yang berasal dari hewan. Karena itu, kesehatan hewan menjadi faktor penting dalam menjamin keamanan dan kualitas pangan yang beredar.

"Apabila kesehatan hewan tidak terjaga dengan baik, maka kualitas, keamanan, dan kelayakan produk pangan yang dihasilkan juga dapat terancam," katanya.

Lebih lanjut, Maria menuturkan bahwa hubungan antara kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan saat ini dikenal melalui konsep One Health atau Satu Kesehatan. Konsep ini menekankan pentingnya kolaborasi berbagai sektor dalam menciptakan kondisi kesehatan yang optimal.

"Kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan merupakan satu kesatuan yang saling memengaruhi. Hal ini sejalan dengan konsep One Health yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai kesehatan yang optimal bagi manusia, hewan, dan lingkungan," jelasnya.

Melalui peran tersebut, dokter hewan tidak hanya bertugas mengobati hewan yang sakit, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, mencegah penyebaran penyakit, serta memastikan pangan asal hewan yang dikonsumsi masyarakat tetap aman dan berkualitas. (TT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....