Kurang Tidur Dapat Gagalkan Upaya Diet

  • 09 Jun 2026 08:00 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kurang tidur sering menjadi penyebab tersembunyi yang menghambat keberhasilan diet banyak orang di berbagai tempat saat ini. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memperoleh waktu istirahat cukup setiap malam secara teratur konsisten.

Melansir Alodokter, kurang tidur memengaruhi hormon pengatur rasa lapar sehingga nafsu makan meningkat signifikan. Akibatnya, seseorang lebih sering mengonsumsi makanan berkalori tinggi dibandingkan kebutuhan tubuh sehari-hari yang sebenarnya.

Fenomena tersebut banyak ditemukan pada pekerja, pelajar, dan masyarakat dengan aktivitas padat sepanjang hari modern. Banyak yang kerap mengurangi jam tidur demi menyelesaikan pekerjaan atau menikmati hiburan hingga larut malam.

Saat tubuh kekurangan istirahat, produksi hormon ghrelin meningkat sementara hormon leptin menurun cukup drastis setiap hari. Perubahan tersebut membuat rasa kenyang berkurang sehingga keinginan makan menjadi lebih sulit dikendalikan seseorang.

Selain memicu rasa lapar, kurang tidur juga menurunkan energi untuk beraktivitas fisik sepanjang hari yang sibuk. Akibatnya, pembakaran kalori berkurang dan proses penurunan berat badan berjalan lebih lambat dari harapan.

Banyak orang fokus menghitung kalori makanan namun mengabaikan kebutuhan tidur yang memadai setiap malamnya secara. Padahal, kedua faktor tersebut saling berkaitan dalam menjaga keseimbangan berat badan jangka panjang seseorang.

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam bagi dewasa. Jadwal tidur teratur membantu tubuh bekerja optimal serta mendukung keberhasilan program diet yang dijalankan.

Lingkungan kamar yang nyaman juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas tidur setiap malam bagi individu. Mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur dapat membantu tubuh lebih mudah beristirahat dengan baik.

Dengan menjaga pola tidur sehat, peluang mencapai target berat badan menjadi lebih besar bagi banyak orang. Diet yang berhasil memerlukan keseimbangan antara asupan makanan, aktivitas fisik, dan istirahat cukup setiap hari. (JRL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....