Budaya Antre dan Administrasi BPJS Kesehatan Masih Jadi Keluhan Masyarakat
- 29 Mei 2026 18:57 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Layanan kesehatan pemerintah kini didukung dengan sistem administrasi dan fasilitas yang semakin lengkap. Pendaftaran layanan kesehatan juga mulai dilakukan secara online guna mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dasar hingga rujukan.
Di tengah kemudahan tersebut, antrean layanan kesehatan serta proses administrasi BPJS Kesehatan masih menjadi keluhan sebagian masyarakat. Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan Bali (LBH APIK Bali), Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.K.J., mengatakan anggapan administrasi yang rumit membuat sebagian masyarakat enggan memanfaatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.
| Baca juga: Manfaat Rebusan Biji Alpukat Bagi Kesehatan |
“Jadi mereka kadang-kadang menolak penggunaan JKN, wah ribet tuh, ribet surat-suratnya dan lain sebagainya. Dimanapun kita pasti antre, tapi kalau antre di supermarket kok mau? Tapi untuk fasilitas kesehatan ini masyarakat kadang masih mengeluh,” ujar Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni.
Sri Wahyuni menambahkan, masyarakat perlu memahami prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku, termasuk sistem antrean dan jadwal layanan yang telah diatur melalui pendaftaran online. Pemahaman tersebut dinilai penting agar fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Kalau di online disarankan kita dapat nomor 20 atau nomor 50 datang pukul 11, ya kita jangan datang pukul 8 dengan harapan yang datang lebih dulu akan diberikan lebih dahulu,” ujar Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni.
Masyarakat diharapkan semakin memahami prosedur layanan kesehatan agar fasilitas yang telah disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal. Kesadaran untuk memanfaatkan layanan kesehatan sejak dini dinilai penting guna menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....