Pilihan Buah untuk Menaikkan Trombosit

  • 25 Mei 2026 08:37 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Saat kadar trombosit dalam tubuh menurun, penting untuk menjaga asupan nutrisi agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Salah satu cara alami yang sering dilakukan adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya vitamin, mineral, dan antioksidan.

Beberapa jenis buah dipercaya dapat membantu meningkatkan produksi trombosit sekaligus menjaga daya tahan tubuh tetap optimal. Selain menyegarkan, buah-buahan juga menjadi pilihan sehat untuk mendukung kesehatan tubuh selama masa pemulihan. Oleh karena itu, mengetahui jenis buah yang baik untuk membantu menaikkan trombosit menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Dikutip dari alodokter berikut adalah beberapa jenis buah yang mampu membantu menaikkan kadar trombosit:

1. Jambu biji

Jambu biji adalah buah untuk menaikkan trombosit yang paling banyak dikenal. Ini berkat kandungan vitamin C yang tinggi pada buah tersebut. Dalam 1 buah jambu biji dengan berat sekitar 100 gram terkandung 87 miligram vitamin C. Penelitian menyebutkan bahwa vitamin C mampu menaikkan kadar trombosit dan sel darah putih pada penderita demam berdarah.

Selain buahnya, daun jambu biji juga diketahui ampuh untuk meningkatkan kadar trombosit. Penelitian mengungkap bahwa kandungan quercetin yang terdapat di dalam daun jambu biji berperan sebagai antivirus yang dapat menghambat replikasi virus Dengue penyebab demam berdarah. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat mengonsumsi daun jambu biji sebagai lalapan atau meminum air rebusan daun jambu biji.

2. Mangga

Buah untuk menaikkan trombosit berikutnya adalah mangga. Mangga diyakini mampu meningkatkan kadar trombosit karena mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Dalam 1 buah mangga gedung yang memiliki berat rata-rata 200 gram terdapat sekitar 60 miligram vitamin C. Dengan berat yang sama, mangga manalagi bahkan mengandung 122 miligram vitamin C. Vitamin C yang terdapat pada mangga dapat memaksimalkan penyerapan zat besi. Mineral ini berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan trombosit.

3. Pepaya

Pepaya juga merupakan buah untuk menaikkan trombosit yang mudah didapat. Pepaya diduga mampu meningkatkan produksi enzim yang berperan dalam pembentukan trombosit di sumsum tulang. Pepaya bisa dimakan secara langsung atau diolah menjadi jus pepaya.

Tidak hanya bagian buahnya, daun papaya juga berkhasiat dalam menaikkan trombosit. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus daun pepaya dapat menaikkan kadar trombosit pasien demam berdarah. Namun, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

4. Jeruk

Asam folat merupakan jenis vitamin yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah dan trombosit. Jeruk merupakan salah satu buah yang kaya akan kandungan ini.

Dalam 1 buah jeruk berukuran besar dapat terkandung 55 mikrogram asam folat. Tidak hanya itu, jeruk juga kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh saat sakit.

5. Delima

Buah berikutnya yang diyakini dapat membantu menaikkan kadar trombosit dalam darah adalah buah delima. Ini karena buah delima mengandung banyak vitamin C dan folat yang berperan dalam pembentukan sel darah.

Dalam 1 buah delima dengan berat rata-rata 280 gram terkandung 30 miligram vitamin C dan 107 mikrogram asam folat. Namun, manfaat ini hanya bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah delima secara langsung, bukan dalam bentuk olahan seperti jus delima.

6. Bit

Sering dikira sebagai buah, bit sebenarnya merupakan tanaman umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah layaknya ubi dan singkong. Namun, karena warna dan bentuknya, bit sering kali disangka sebagai buah-buahan. Bit dapat dimanfaatkan sebagai buah untuk menaikkan trombosit. Ini karena bit mengandung vitamin C, folat, dan zat besi yang berperan dalam pembentukan darah.

7. Labu kuning

Berbeda dengan bit, labu kuning justru sering dikira sebagai sayuran, padahal labu kuning tergolong dalam buah-buahan. Labu kuning merupakan salah satu sumber vitamin K. Meski tidak secara langsung dapat meningkatkan trombosit, vitamin K bermanfaat bagi orang yang memiliki jumlah trombosit rendah dan berisiko mengalami perdarahan. (AKW/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....