Digital Detox : Cara Sederhana Memberi Jeda Hidup agar Lebih Tenang

  • 22 Mei 2026 12:47 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Teknologi telah menguasai hampir seluruh aktivitas kehidupan era modern. Mulai dari hal sederhana seperti belanja hingga pendidikan dan lingkup pekerjaan semua memanfaatkan teknologi.

Adanya teknologi yang dapat dimanfaatkan manusia menjadikan kehidupan semkain mudah dan lebih cepat. Akan tetapi, penggunaaan teknologi yang berlebihan menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan fisik, termasuk pada kesehatan mental. Digital detox adalah solusi yang diperlukan.

Di kutip dari laman CSDU FEB Universitas Gadjah Mada, Digital detox adalah kegiatan mengurangi atau berhenti sementara menggunakan perangkat digital atau teknologi seperti HP, komputer, dan media sosial. Hal ini dilakukan agar pikiran lebih tenang dan hubungan sosial di dunia nyata menjadi lebih baik.

Dampak negatif terlalu berlebihan menggunakan teknologi mungkin tidak langsung dirasakan saat itu juga. Dalam jangka waktu yang panjang, terlalu lama terhubung dengan layar dapat memengaruhi kualitas hidup.

Mengutip laman Psychology Binus University, ciri-ciri yang menandakan bahwa seseorang membutuhkan digital detox diantaranya adalah merasa cemas atau stres saat gadget tidak ada di dekatnya, merasa harus memeriksa perangkat setiap beberapa menit, dan mengalami suasana hati buruk setelah menggunakan media sosial.

Selain itu, ciri lainnya adalah adanya kecenderungan terlalu fokus pada jumlah like atau komentar, takut ketinggalan informasi (FOMO), terganggunya pola tidur akibat waktu yang dihabiskan dengan gadget, serta menurunnya konsentrasi saat melakukan aktivitas tanpa mengecek perangkat digital.

Tips sederhana untuk melakukan digital detox, dikutip dari laman Kementerian Kesehatan adalah dengan mengikuti aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 6 meter selama 20 detik untuk merelaksasi mata. Matikan notifikasi yang tidak penting agar hanya tersisa panggilan darurat dan pesan keluarga inti.

Tips berikutnya dengan menciptakan “pulau ketenangan” di rumah sebagai zona bebas gadget untuk berbincang atau bersantai. Praktikkan monotasking dengan fokus pada satu kegiatan, misalnya menikmati makanan atau percakapan tanpa terganggu ponsel. Sebelum tidur, ganti scrolling di gadget dengan membaca buku atau menulis jurnal untuk meningkatkan kualitas tidur.

Digital detox adalah langkah sederhana namun penting untuk menjaga keseimbangan hidup di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dengan mengurangi ketergantungan pada perangkat digital, seseorang dapat meningkatkan kesehatan mental, kualitas hubungan sosial, dan produktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....