Teh Celup dan Mikroplastik, Aman Dikonsumsi?
- 07 Mei 2026 14:28 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Bagi banyak orang, secangkir teh hangat bukan sekadar pelepas dahaga. Aroma khas dan rasa lembutnya menjadikan teh sebagai teman di pagi hari, penghangat suasana sore, hingga pelengkap obrolan santai bersama keluarga maupun sahabat.
Namun di balik kenikmatan tersebut, muncul kekhawatiran di tengah masyarakat terkait penggunaan teh celup. Isu mengenai kandungan mikroplastik pada kantong teh kembali ramai diperbincangkan.
“Ada penelitian yang bilang kantong teh ini mengandung mikroplastik,” ujar Al Ghazali, Kamis 7 Mei 2026.
Kekhawatiran itu muncul karena sebagian kantong teh celup diketahui menggunakan bahan plastik jenis polipropilen untuk memperkuat dan menyegel kemasan agar tidak mudah sobek. Saat diseduh dengan air panas, bahan tersebut diduga dapat melepaskan partikel mikroplastik ke dalam minuman.
Sejumlah penelitian, termasuk dari Universitat Autònoma de Barcelona, menyebutkan bahwa satu kantong teh celup dapat melepaskan miliaran partikel mikro dan nanoplastik ketika diseduh dalam suhu tinggi. Temuan ini memicu perhatian publik terhadap potensi dampak jangka panjang konsumsi mikroplastik bagi kesehatan.
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa hingga kini belum terdapat kesimpulan pasti mengenai hubungan langsung antara konsumsi mikroplastik dari teh celup dengan gangguan kesehatan manusia. Kajian ilmiah lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan dampaknya secara menyeluruh.
Di sisi lain, produk teh celup yang beredar di pasaran telah melalui proses pengawasan dan memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selama dikonsumsi dalam batas wajar serta diseduh sesuai anjuran, teh celup masih dinilai aman untuk dinikmati masyarakat.
Sebagian produsen kini mulai beralih menggunakan kantong teh berbahan serat alami yang dinilai lebih ramah lingkungan dan minim risiko pelepasan mikroplastik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....