Fenomena Quiet Quitting Muncul di Dunia Kerja
- 26 Apr 2026 15:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Fenomena quiet quitting mulai banyak diperbincangkan dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan pekerja muda. Istilah ini merujuk pada kondisi ketika karyawan tetap bekerja, tetapi hanya menjalankan tugas sesuai deskripsi pekerjaan tanpa melakukan upaya lebih.
Melansir World Economic Forum, quiet quitting tidak berarti seseorang benar-benar berhenti dari pekerjaannya. Istilah ini menggambarkan pekerja yang memilih untuk tetap menjalankan tugas, namun tidak lagi mengikuti budaya kerja berlebihan atau hustle culture.
Fenomena ini semakin dikenal sejak ramai dibahas di media sosial. Banyak pekerja mulai membicarakan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa kondisi ini berkaitan dengan tingkat keterlibatan karyawan di tempat kerja. Melansir Gallup, sekitar separuh pekerja berada dalam kondisi tidak sepenuhnya terlibat (not engaged), yang ditandai dengan bekerja sekadar memenuhi kewajiban tanpa keterikatan emosional terhadap pekerjaan.
Kondisi tersebut tidak lepas dari berbagai faktor. Tekanan kerja, kelelahan (burnout), hingga kurangnya apresiasi menjadi beberapa hal yang sering dikaitkan dengan munculnya fenomena ini.
Selain itu, perubahan pola kerja setelah pandemi juga turut memengaruhi. Sistem kerja fleksibel dan jarak jauh membuat sebagian pekerja mulai menetapkan batas yang lebih jelas antara waktu kerja dan waktu pribadi.
Di sisi lain, fenomena ini memunculkan beragam pandangan. Bagi sebagian pekerja, quiet quitting dianggap sebagai cara untuk menjaga kesehatan mental dan menghindari kelelahan.
Namun, bagi perusahaan, kondisi ini dapat berdampak pada produktivitas dan keterlibatan tim. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan cara pandang terhadap dunia kerja.
Pekerjaan tidak lagi selalu menjadi pusat kehidupan, tetapi menjadi salah satu bagian yang perlu dijalani secara seimbang. Dengan demikian, quiet quitting tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi juga mencerminkan dinamika baru dalam hubungan antara pekerja dan lingkungan kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....