Mengatasi Kenaikan Berat Badan Pasca Lebaran, Langkah Diet Sehat dan Bertahap
- 27 Mar 2026 22:05 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Setelah Lebaran, banyak orang yang merasakan kenaikan berat badan akibat kebiasaan makan yang lebih banyak, terutama yang mengandung santan, gula dan karbohidrat tinggi. Rata-rata, tubuh dapat naik 2-3 kg dalam libur panjang, seperti yang tercatat dalam studi dari The New England Journal of Medicine. Selain itu, konsumsi makanan manis dan berlemak juga bisa menyebabkan tubuh merasa lemas dan penumpukan lemak jenuh yang membuat leher terasa kaku.
Bagi kamu yang merasa berat badan naik pasca Lebaran, ada beberapa tips diet aman yang bisa membantu mengurangi lemak di perut dan memulai proses penurunan berat badan secara bertahap. Perlu diingat, untuk mencapai hasil yang sehat dan berkelanjutan, diet ekstrem sebaiknya dihindari. Sebagai gantinya, mulailah dengan langkah-langkah kecil yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
| Baca juga: Khasiat Rutin Minum Teh untuk Bakar Lemak |
Langkah pertama adalah mencoba Intermittent Fasting atau puasa bergilir dengan pola 16:8, yaitu 16 jam puasa dan 8 jam makan. Pola ini memberi jeda pada organ pencernaan untuk beristirahat dan memperbaiki metabolisme tubuh. Selama periode makan, pilih makanan sehat dan rendah kalori untuk mendukung penurunan berat badan.
Kemudian, serat menjadi kunci penting dalam program diet ini. Cobalah mengganti menu makan siang dengan lebih banyak sayuran atau sumber serat lainnya. Serat tidak hanya membantu melancarkan pencernaan, tetapi juga memberikan rasa kenyang lebih lama yang dapat mengurangi keinginan untuk makan camilan yang tidak sehat.
| Baca juga: Dampak Penurunan Massa Otot bagi Kesehatan |
Selain itu, penting juga untuk mengganti kebiasaan minum manis atau kopi susu kekinian dengan air mineral atau teh tawar hangat. Mengurangi konsumsi minuman manis akan membantu menurunkan asupan kalori berlebih dan mendukung proses detoksifikasi tubuh. Dengan rutin mengkonsumsi air, tubuh akan lebih terhidrasi dan mendukung metabolisme yang lebih optimal.
Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah tidur yang cukup. Penelitian dari University of Chicago menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin yang memicu rasa lapar. Oleh karena itu, tidur minimal 7 jam setiap malam sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormon dan membantu tubuh membakar kalori yang tersisa akibat makan berlebihan selama liburan.
Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, kamu dapat memulai kembali perjalanan menuju tubuh yang lebih sehat dan ideal tanpa merasa terbebani oleh diet yang ketat. Perlahan-lahan ubah pola makan dan gaya hidup untuk mendapatkan hasil yang optimal dan menjaga keseimbangan tubuh pasca Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....