Cara sehat Mengonsumsi Menu Hidangan Lebaran
- 24 Mar 2026 14:39 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan : Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga pola makan sehat saat merayakan Hari Raya Idulfitri. Pasalnya, hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, serta aneka kue kering umumnya tinggi kalori, lemak, dan gula yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Momen Lebaran memang identik dengan sajian lezat yang menggugah selera. Namun di balik itu, konsumsi makanan berlemak dan manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit seperti kolesterol tinggi, diabetes, hingga gangguan pencernaan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau lebih bijak dalam memilih dan mengatur pola makan.
Kemenkes menyarankan agar masyarakat membatasi porsi makan sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan saat menyantap berbagai hidangan yang tersedia. Selain itu, penting untuk tetap mengikuti jadwal makan teratur, yakni tiga kali makan utama yang diselingi camilan sehat.
Selain mengatur porsi, masyarakat juga dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup setiap hari. Mengunyah makanan secara perlahan juga menjadi salah satu cara untuk membantu proses pencernaan sekaligus mencegah makan berlebihan.
Tak hanya itu, aktivitas fisik tetap perlu dilakukan meski sedang dalam suasana libur Lebaran. Kemenkes merekomendasikan olahraga ringan atau aktivitas fisik minimal 30 menit per hari guna menjaga kebugaran tubuh dan membantu membakar kalori berlebih.
Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat juga penting, seperti mencuci tangan sebelum makan serta menjaga kebersihan makanan. Langkah ini diperlukan untuk mencegah risiko penyakit yang dapat muncul selama momen silaturahmi.
Kemenkes menegaskan, menjaga kesehatan selama Lebaran merupakan hal penting agar masyarakat tetap dapat merayakan kebersamaan dengan nyaman. Jika mengalami keluhan kesehatan, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.(Sumber.Kemenkes)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....