Masyarakat Papua Tengah Diajak untuk Terus Perangi HIV/AIDS

  • 19 Mar 2026 23:03 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Papua Tengah bersama Relawan terus mengajak dan mengedukasi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memerangi HIV/AIDS yeng terus meningkat di Papua Tengah.

Seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Papua Tengah diajak untuk bersinergi memerangi peningkatan kasus HIV/AIDS yang semakin mengkhawatirkan pada di 2026, fokus utama adalah deteksi dini di puskesmas, edukasi perilaku sehat (hindari seks bebas dan narkoba) serta dukungan pemuka agama untuk menekan stigma dan penularan, terutama di Kabupaten Nabire sebagai wilayah tertinggi.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw, S.IP., dalam keterangannya kepada RRI Selasa Rabu Maret 2026 Mengatakan, Kabupaten Nabire memiliki jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi di Papua Tengah, dengan angka mencapai lebih dari 10.000 kasus terkonfirmasi pada akhir 2025 dan dan total kasus di Papua Tengah dilaporkan mencapai 24.777 dan di perkirakan angka ini akan terus meningkat.

"Peningkatan ini, didorong oleh berbagai faktor seperti perilaku seksual beresiko, kebiasaan berganti pasangan, miras, serta kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya virus ini," jelasnya.

sebagai respon, KPA Papua Tengah dan Relawan P4 Papua Tengah berupaya meningkatkan sejumlah kegiatan, diantaranya sosialisasi, penyuluhan, seminar, baik perorangan, kelompok maupun di sejumlah Daerah di Papua Tengah. Termasuk melakukan pemeriksaan HIV secara masal, jelasnya lagi.

Sementara itu Ketua Relawan Pencegahan, Pemeriksaan, Pengobatan dan Pendampingan P4 HIV AIDS Provinsi Papua Tengah Paula S Pakage, menegasakan bahwa masih minimnya edukasi dan sosialisasi yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kurangnya pemahaman tentang HIV AIDS, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya pengobatan berkelanjutan dinilai menjadi faktor yang memperparah situasi.

"Untuk mencapai ending Aids 20230, terkait penyebaran HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya, kami merasa ini penting untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat, melalui kerjasama lintas sektor," ujarnya.

Pada kesempatan itu Ia pun minta perhatian pemerintah bahwa hal ini menjadi sangat penting, sehingga ada langkah konkrit yang harus dilakukan salah satunya berkolaborasi dengan relawan, untuk menjaring, temukan, obati, dan pertahankan di setiap kelurahan maupun distrik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....