Tidur setelah Shalat Subuh, Baikkah untuk Kesehatan?
- 24 Feb 2026 05:45 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittingi - Banyak orang memilih kembali tidur setelah menunaikan shalat Subuh, terutama karena merasa masih mengantuk atau kurang istirahat. Namun, kebiasaan ini sering menimbulkan pertanyaan: apakah tidur setelah Subuh baik untuk kesehatan?
Secara medis, tidur kembali setelah bangun pagi sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang. Tubuh manusia memiliki siklus tidur yang disebut ritme sirkadian. Setelah azan Subuh berkumandang, tubuh mulai memproduksi hormon kortisol secara alami yang membantu meningkatkan kewaspadaan dan energi. Jika seseorang tidur kembali terlalu lama, ritme ini bisa terganggu dan justru membuat tubuh terasa lebih lemas saat bangun.
Menurut para ahli kesehatan tidur, tidur singkat setelah Subuh masih bisa ditoleransi jika memang waktu istirahat malam kurang dari kebutuhan ideal, yakni sekitar 7–9 jam bagi orang dewasa. Namun, tidur terlalu lama setelah Subuh berisiko menyebabkan “sleep inertia”, yaitu kondisi pusing, berat di kepala, dan sulit fokus saat terbangun.
Dari sisi kebiasaan dan produktivitas, pagi hari dikenal sebagai waktu paling efektif untuk beraktivitas. Dalam ajaran Islam, waktu pagi juga disebut sebagai waktu yang penuh keberkahan. Dalam sejumlah riwayat, Nabi Muhammad mendoakan keberkahan bagi umatnya di waktu pagi. Karena itu, banyak ulama menganjurkan agar setelah Subuh diisi dengan zikir, membaca Al-Qur’an, atau memulai aktivitas positif.
Meski demikian, kondisi setiap orang berbeda. Bagi pekerja malam, ibu menyusui, atau mereka yang kurang tidur karena alasan tertentu, tidur setelah Subuh bisa menjadi solusi untuk menjaga kesehatan fisik. Yang terpenting adalah memastikan total durasi tidur tetap tercukupi dan tidak mengganggu tanggung jawab harian.
Ahli kesehatan juga menyarankan beberapa tips bila ingin tidur kembali setelah Subuh:
| Baca juga: Penyebab Munculnya Rasa Mudah Lapar |
Pastikan tidur malam tidak terlalu larut.
Batasi tidur tambahan maksimal 30–60 menit.
Gunakan alarm agar tidak kebablasan.
Pastikan ruangan tetap memiliki pencahayaan alami agar tubuh mudah beradaptasi saat bangun.
Kesimpulannya, tidur setelah shalat Subuh tidak sepenuhnya buruk, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan pola hidup masing-masing. Jika memungkinkan, memanfaatkan waktu pagi untuk aktivitas produktif akan memberikan manfaat lebih besar bagi kesehatan fisik, mental, dan spiritual. (ZH/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....