Waktu Tepat untuk Melakukan Tes BERA

  • 20 Feb 2026 14:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemeriksaan Brainstem Evoked Response Audiometry (BERA) atau dikenal juga sebagai BAER (Brainstem Auditory Evoked Response) dianjurkan ketika terdapat kecurigaan gangguan pada sistem pendengaran atau jalur saraf pendengaran hingga batang otak.

Dikutip dari medlineplus.gov, tes ini digunakan untuk mengevaluasi gangguan pendengaran serta menilai fungsi saraf pendengaran dan batang otak secara objektif.

Berikut beberapa kondisi yang menjadi indikasi dilakukan Tes BERA:

1. Bayi Tidak Lulus Skrining Pendengaran

Bayi yang tidak lulus pemeriksaan skrining pendengaran awal (newborn hearing screening) perlu menjalani pemeriksaan lanjutan seperti BERA untuk memastikan ada atau tidaknya gangguan pendengaran.

2. Keterlambatan Bicara pada Anak

Anak yang mengalami keterlambatan bicara atau tidak merespons suara dengan baik perlu dievaluasi fungsi pendengarannya untuk menyingkirkan kemungkinan gangguan saraf pendengaran.

3. Dugaan Gangguan Saraf Pendengaran

Tes BERA dapat membantu mendeteksi gangguan pada saraf pendengaran (auditory nerve) maupun batang otak yang tidak bisa diketahui melalui tes pendengaran biasa.

4. Penurunan Pendengaran Mendadak

Pada orang dewasa yang mengalami gangguan pendengaran mendadak atau asimetris (berbeda antara telinga kanan dan kiri), dokter dapat merekomendasikan BERA untuk evaluasi lebih lanjut.

5. Evaluasi Neurologis Tertentu

Tes ini juga digunakan untuk membantu diagnosis kondisi neurologis yang memengaruhi jalur pendengaran.

Tes BERA merupakan pemeriksaan yang aman dan efektif untuk mengevaluasi fungsi pendengaran serta saraf pendengaran hingga ke batang otak. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat terutama pada pasien yang tidak dapat menjalani tes pendengaran biasa.

Namun demikian, sebelum menjalani tes BERA, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Dokter akan melakukan evaluasi awal dan menentukan apakah pemeriksaan ini diperlukan sesuai dengan kondisi dan keluhan yang dialami pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....