Mitos atau Fakta Air Dingin Bisa Mengecilkan Pori-Pori Wajah
- 17 Jul 2026 17:04 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Mencuci wajah dengan air dingin menjadi salah satu tips perawatan kulit yang banyak beredar di media sosial. Tak sedikit orang percaya bahwa kebiasaan ini dapat mengecilkan pori-pori sehingga kulit terlihat lebih halus dan mulus. Namun, apakah anggapan tersebut benar?
Pada dasarnya, ukuran pori-pori setiap orang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti genetik, produksi minyak alami (sebum), elastisitas kulit, serta pertambahan usia. Artinya, pori-pori tidak dapat berubah ukuran secara permanen hanya karena penggunaan air dengan suhu tertentu.
| Baca juga: Rambut Sehat dan Berkilau dengan Lidah Buaya |
Dikutip dari American Academy of Dermatology (AAD), pori-pori sebenarnya tidak bisa benar-benar diperkecil. Namun, tampilannya dapat dibuat lebih samar dengan menjaga pori-pori tetap bersih dan mencegah penyumbatan oleh minyak, sel kulit mati, maupun kotoran. Pori-pori yang tersumbat cenderung tampak lebih besar dibandingkan pori-pori yang bersih.
Lalu, mengapa banyak orang merasa pori-porinya mengecil setelah mencuci wajah dengan air dingin? Air dingin memang dapat memberikan sensasi segar dan membantu mengurangi kemerahan atau rasa panas pada kulit. Selain itu, suhu dingin juga dapat membuat kulit terasa lebih kencang untuk sementara waktu. Efek inilah yang sering disalahartikan sebagai pori-pori yang mengecil, padahal perubahan tersebut hanya bersifat sementara.
| Baca juga: Mengenal Cortisol Face: Mitos atau Fakta |
Sebaliknya, menggunakan air yang terlalu panas untuk mencuci wajah juga bukan pilihan yang tepat. Air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit dan memicu iritasi, sehingga kulit menjadi lebih kering dan sensitif. Karena itu, banyak ahli kulit menyarankan mencuci wajah menggunakan air bersuhu suam-suam kuku atau suhu normal agar kulit tetap bersih tanpa mengganggu lapisan pelindung alaminya.
Untuk membantu membuat pori-pori tampak lebih kecil, rutinitas perawatan kulit yang tepat jauh lebih penting dibandingkan suhu air. Membersihkan wajah dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut, memilih produk berlabel non-comedogenic atau tidak menyumbat pori-pori, menggunakan tabir surya setiap hari, serta melakukan eksfoliasi sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga pori-pori tetap bersih. Bagi pemilik kulit berminyak atau rentan berjerawat, produk yang mengandung salicylic acid atau retinol juga dapat membantu mengurangi penyumbatan pori-pori sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.
Selain itu, hindari kebiasaan menggosok wajah terlalu keras atau memencet komedo. Meski bertujuan membersihkan kulit, tindakan tersebut justru dapat menyebabkan iritasi dan membuat pori-pori tampak lebih jelas akibat peradangan.
Jadi, anggapan bahwa air dingin dapat mengecilkan pori-pori wajah hanyalah mitos. Air dingin memang dapat memberikan efek menyegarkan dan membuat kulit terasa lebih kencang untuk sementara, tetapi tidak mengubah ukuran pori-pori secara permanen. Kunci agar pori-pori tampak lebih halus adalah menjaga kebersihan kulit, menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....