Mencegah Asam Lambung Naik saat Puasa

  • 19 Feb 2026 13:08 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong- Puasa memberikan manfaat yang sangat banyak bagi tubuh. manfaat tersebut mulai dari memperbaiki pola makan dan membantu metabolisme tubuh. Namun bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit maag atau GERD, puasa bisa memicu naiknya asam lambung. Kondisi ini sering ditandai dengan rasa mual, sakit di ulu hati, panas di dada, dan mulut terasa asam.

Lantas mengapa asam lambung bisa naik saat puasa? Karena saat berpuasa, lambung tidak menerima makanan dan minuman selama berjam-jam. Kondisi ini bisa meningkatkan produksi asam. bagi orang yang sensitif akan mudah mengalami kenaikan asam lambung. Pola berbuka yang tidak tepat seperti makan terlalu banyak dan berlemak juga bisa memperparah gejala. Penting bagi kita untuk menjaga kestabilan produksi asam lambung agar kita bisa berpuasa dengan nyaman.

Pertama, jangan lewatkan sahur. Sahur sangat penting untuk lambung agar tidak kosong terlalu lama. Melewatkan sahur bisa meningkatkan risiko sakit di ulu hati pada siang hari. Saat sahur penting untuk memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, makanan tinggi protein, dan penuhi kebutuhan serat.

Kedua, hindari makanan pemicu asam lambung. Ada beberapa jenis makanan yang bisa merangsang produksi asam lambung seperti makanan pedas, terlalu asam, gorengan, kopi, dan minuman bersoda. Saat berbuka hindari pula menyantap makanan dalam jumlah yang besar. Mulailah dengan makanan ringan dan hangat agar lambung beradaptasi terlebih dahulu.

Ketiga, berbukalah dengan tepat. Cara berbuka yang dianjurkan adalah mengawali dengan minum air putih atau air hangat. Konsumsi makanan ringan seperti kurma secukupnya.

Kemudian beri jeda 10–15 menit sebelum makan besar. Makan secara perlahan membantu lambung menyesuaikan diri setelah seharian kosong dan mencegah produksi asam berlebihan.

Keempat, penting untuk menjaga porsi makan saat berbuka. Makan berlebihan saat berbuka dapat membuat lambung meregang dan memicu refluks asam. Usahakan makan dalam porsi sedang dan hindari langsung berbaring setelah makan. Tunggu minimal 2–3 jam sebelum tidur agar makanan tercerna dengan baik.

Kelima, cukupi kebutuhan cairan. Hal ini karena kurang minum dapat memperburuk iritasi lambung. Terapkan pola minum bertahap antara berbuka hingga sahur, misalnya dengan metode 2–4–2. 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur

Hindari minum dalam jumlah sangat banyak sekaligus karena bisa menekan lambung.

Terakhir, kelolalah stres dengan baik. Karena stres dapat meningkatkan produksi asam lambung. Selama puasa, perbanyak aktivitas yang menenangkan seperti membaca, beribadah, atau melakukan peregangan ringan. Tidur yang cukup juga membantu menjaga keseimbangan hormon pencernaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....