DPRD NTT Dukung Anggaran Alat Plasma Darah PMI
- 08 Feb 2026 13:53 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan komitmen untuk mendukung penganggaran pengadaan alat pemisahan plasma darah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) NTT. Dukungan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi V DPRD NTT dan PMI NTT yang digelar pada Jumat, 6 Februari 2026.
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo, mengatakan pengadaan alat tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera direspons melalui kebijakan anggaran daerah. Pasalnya, selama ini PMI NTT belum memiliki peralatan untuk memisahkan plasma darah, sehingga pemanfaatan darah donor belum maksimal.
“Jadi selama ini setiap tahun atau setiap bulan ada kira-kira 2.500 kantong darah yang kita dapat, yang dipakai itu hanya punya darah merah saja, tapi belum punya plasma, terbuang sia-sia, padahal itu sangat penting karena dibutuhkan dalam berbagai tindakan penyelamatan nyawa, termasuk bagi pasien dengan kondisi kritis. Karena itu PMI mau mengusulkan pengadaan peralatan untuk pemisahan plasma darah,” ujar Winston.
PMI NTT dalam RDP tersebut mengusulkan pengadaan alat pemisahan plasma darah dengan kebutuhan anggaran sekitar 2 miliar rupiah. Menanggapi usulan itu, Komisi V DPRD NTT menyatakan sepakat dan mendukung penuh agar pengadaan tersebut dapat diakomodasi dalam kebijakan anggaran daerah.
“Kami akan membicarakan ini dengan pemerintah daerah dan mendorong agar bisa dimasukkan dalam APBD Perubahan. Ini bukan sekadar belanja alat kesehatan, tetapi kebijakan strategis untuk menyelamatkan nyawa manusia,” kata Winston.
Menurut Winston, dukungan anggaran bagi PMI merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan pelayanan kesehatan dan perlindungan kemanusiaan bagi masyarakat. Karena itu, alokasi anggaran untuk PMI dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi keselamatan rakyat.
“Setiap rupiah yang dialokasikan untuk PMI adalah investasi pada keselamatan rakyat, ketahanan daerah, dan martabat kemanusiaan," kata Winston.
Komisi V DPRD NTT menegaskan akan mengawal proses penganggaran tersebut bersama pemerintah provinsi agar kebutuhan PMI NTT dapat segera direalisasikan dan berdampak langsung pada peningkatan layanan transfusi darah di wilayah NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....