Khasiat Angkak Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya
- 06 Feb 2026 11:53 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Angkak atau red yeast rice merupakan beras merah yang seringkali digunakan sebagai obat-obatan herbal, terutama untuk kolesterol. Seringkali angkak ditemukan dalam obat kimia medis. Warna merah pada angkak merupakan hasil fermentasi dari jamur Monascus purpureus sehingga menghasilkan warna merah yang sedikit kusam khas.
Dilansir dari laman resmi alodokter.com pada Jumat, 6 Februari 2026, selain dikonsumsi sebagai teh herbal atau sumplemen, angkak juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan alami. Aromanya yang unik seringkali dipakai sebagai bumbu masakan.
Kandungan pada angkak kaya akan manfaat bagi kesehatan, karena terdapat protein, asam lemak, serta senyawa bioaktif seperti flavonoid, isoflavon, dan fitosterol yang berperan sebagai antioksidan. Senyawa Monacolin K dapat membantu menurunkan kolesterol sehingga kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah menurun.
Bagi penderita hiperglikemia atau diabetes dapat mengkonsumsi angkak karena senyawa Monascin dan Ankaflavin di dalamnya dapat mengontrol kadar gula darah tetap stabil. Selain itu kedua senyawa tersebut mengandung antioksidan untuk melawan peradangan dan efek radikal bebas yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.
Efek antioksidan dan antiradang angkak juga bermanfaat mencegah risiko penyakit kardiovaskular, seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke serta mengontrol dan menstabilkan tekanan darah. Riset menunjukan, tekanan darah dan penyakit jantung juga dapat dicegah melalui ekstrak angkak yang dikombinasikan dengan enzim nattokinase dari natto.
Sebagian masyarakat memanfaatkan angkak untuk menaikkan trombosit pada gejala Demam Berdarah Dengue (DBD), meski tidak dapat membasmi virusnya secara langsung. Begitu pun dengan khasiatnya yang juga berpotensial melawan infeksi bakteri seperti Salmonella dan E.colli, namun penggunaannya perlu konsultasi dokter lebih lanjut.
Meski memiliki banyak manfaat, mengkonsumsi angkak secara berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping terutama dalam bentuk sumplemen dan obat herbal. Senyawa Monacolin K pada angkak berpotensi meningkatkan enzim hati dalam dosis tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya konsultasi dokter sebelum mengonsumsi angkak.
(Susanti Ramadhan – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....