Mahasiswa KKN UIN Saizu, Ikut Sukseskan Posyandu Remaja Karangpetir

  • 18 Jul 2026 16:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Pemerintah Desa Karangpetir menggelar kegiatan pelayanan Posyandu Remaja yang menyasar ratusan anak muda di wilayah setempat. Kegiatan pemeriksaan dan edukasi kesehatan berkala tersebut dilaksanakan di Pendopo Desa Karangpetir, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas pada Sabtu (18/07/2026).

Program screening kesehatan yang diinisiasi oleh pemerintah desa ini telah berjalan konsisten selama satu tahun terakhir. Jalannya acara ini turut dibantu dan diisi dengan materi edukasi oleh mahasiswa KKN kelompok 29 UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto.

Mengenai asal mula dibentuknya program kesehatan ini, IbuLurah Karangpetir, Renvi, memberikan penjelasan penting. Beliau menyebutkan bahwa instruksi pelaksanaan pelayanan ini datang langsung dari tingkat kecamatan setempat.

“Umpan balik dari kecamatan memang harus diadakan per desa dan anggarannya dari dana desa,” ujar Renvi.

Target sasaran dari pelayanan kesehatan berkala ini berfokus pada anak-anak usia 10 hingga 18 tahun. Langkah pembatasan kuota dan sistem bergilir akhirnya diambil dari total 300 remaja agar pemantauan tumbuh kembang bisa berjalan lebih optimal.

Pelaksanaan posyandu ini sengaja dijadwalkan secara khusus di luar program Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) karena menyesuaikan agenda sekolah remaja. Bidan dari Puskesmas Tambak I beserta mahasiswa KKN juga memberikan konseling interaktif kepada para remaja yang hadir di pendopo.

Selain dari pihak medis puskesmas, mahasiswa KKN kelompok 29 UIN Saizu juga turut aktif mengisi acara dengan memaparkan materi khusus mengenai fase pubertas. Perwakilan mahasiswa KKN 29 UIN Saizu, Fatikhah, menjelaskan alasan krusial di balik pemilihan tema sosialisasi tersebut.

“Karena ini kan di usia remaja yang rawan, biar anak-anak tidak kaget dan tidak takut mentalnya saat pertama kali mengalami menstruasi atau mimpi basah,” ujar Fatikhah.

Banyaknya peserta yang datang menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi serta kesadaran yang mulai tumbuh terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Pihak penyelenggara berharap kegiatan rutin ini dapat menekan potensi penyakit kronis berbahaya pada usia produktif remaja.

Saat dimintai keterangan mengenai respon serta kehadiran para peserta, Bidan Desa Karangpetir, Ari inidriyanimengungkapkan rasa senangnya. Beliau melihat keaktifan anak-anak muda tersebut sangat luar biasa dalam mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan medis dari awal hingga akhir.

Sinergi berkelanjutan antara seluruh pihak akan terus diperkuat demi investasi kesehatan jangka panjang generasi muda desa. Menutup sesi wawancara Indriyani menyampaikan harapan besar serta kekhawatiran terkait fenomena penyakit kronis yang mulai menyerang usia muda.

“Harapannya remaja Karangpetir sehat-sehat dan kesehatannya terpantau karena sekarang banyak anak usia muda kena gula hingga ginjal,” pungkas Indriyani. ( Muhamad Saepul Saputra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....