UIN Mataram Perkuat Moderasi Beragama Lewat KKN Nusantara di Baduy

  • 18 Jul 2026 13:05 WIB
  •  Mataram

‎RRI.CO.ID, Mataram – Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram mengirim delapan mahasiswa terbaik untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia Tahun 2026. Program pengabdian nasional tersebut mengusung tema "Merawat Ekoteologi" dan dipusatkan di kawasan masyarakat adat Baduy, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

‎KKN Nusantara VI secara resmi dibuka Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., di Auditorium Gedung Rektorat UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Kegiatan berlangsung pada 15–23 Juli 2026 dan diikuti 240 mahasiswa delegasi dari 42 PTK negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

‎Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa mahasiswa harus memanfaatkan KKN sebagai ruang belajar bersama masyarakat. Menurutnya, peserta tidak hanya datang untuk mengabdi, tetapi juga menyerap nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat.

‎Ia mengatakan, kawasan Baduy menjadi tempat yang tepat untuk mempelajari harmoni kehidupan, pelestarian lingkungan, serta toleransi dalam keberagaman. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif.

‎UIN Mataram menjadi salah satu perguruan tinggi yang berpartisipasi aktif dengan mengirim delapan mahasiswa delegasi terbaik. Keikutsertaan mereka didampingi Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Mataram, Dr. Muhamad Yusup, M.Si.

‎Partisipasi tersebut menunjukkan komitmen UIN Mataram dalam mendukung program pengabdian masyarakat berbasis moderasi beragama, pelestarian lingkungan, serta kolaborasi antarperguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

‎Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., mengatakan kawasan Baduy dipilih karena masyarakatnya dinilai mampu menjaga keseimbangan antara alam, tradisi, dan kehidupan sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi contoh nyata penerapan konsep ekoteologi di tengah tantangan krisis lingkungan global.

‎Selain menerima 240 mahasiswa delegasi dari berbagai PTK, UIN SMH Banten juga menerjunkan sekitar 1.400 mahasiswa internal untuk melaksanakan KKN di sejumlah wilayah di Provinsi Banten.

‎Selama 40 hari, mulai 15 Juli hingga 23 Agustus 2026, seluruh peserta KKN Nusantara akan tinggal bersama masyarakat di Kecamatan Leuwidamar dan Cirinten, Kabupaten Lebak. Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, memperkuat semangat moderasi beragama, sekaligus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan melalui pendekatan ekoteologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....