SMKN 3 Mataram Libatkan 589 Ortu Siswa Baru, Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga
- 17 Jul 2026 05:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – SMK Negeri 3 Mataram melibatkan sebanyak 589 orang tua/wali murid baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Peluang dan Tantangan Sekolah (MPPTS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Kamis 16 Juli 2026. Kegiatan yang digelar di aula sekolah tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik.
MPPTS dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 14.30 Wita dan diikuti orang tua/wali murid dari tujuh Konsentrasi Keahlian, sedangkan sesi kedua pada pukul 16.00 Wita diikuti orang tua/wali murid dari enam Konsentrasi Keahlian lainnya.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, mengatakan kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi peserta didik selama menempuh pendidikan vokasi.
Dalam paparannya, Sulman memperkenalkan profil sekolah, mulai dari sejarah berdirinya SMKN 3 Mataram, visi dan misi, sumber daya sekolah, inovasi, hingga berbagai prestasi yang telah diraih. Ia juga memaparkan hasil evaluasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk bersekolah di SMKN 3 Mataram.
Menurut Sulman, tingginya kepercayaan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah dan orang tua dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi.
"Sekolah menerapkan kebijakan ZERO TOLERANCE terhadap berbagai bentuk pelanggaran, seperti merokok, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, perjudian, termasuk judi online, serta berbagai tindak kriminal. Murid yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut akan dikembalikan kepada orang tua sesuai dengan komitmen yang telah disepakati bersama," tegas Sulman.
Selain pembinaan karakter, ia juga menekankan pentingnya menjaga motivasi belajar peserta didik agar mampu menyelesaikan pendidikan dengan hasil yang optimal.
Sementara itu, Ketua Komite SMKN 3 Mataram, H. Lukman Hakim, mengingatkan para orang tua agar mensyukuri kesempatan yang diraih putra-putrinya karena persaingan masuk ke SMKN 3 Mataram tergolong sangat ketat.
"Persaingan masuk ke SMKN 3 Mataram sangat kompetitif, baik melalui jalur afirmasi, domisili (zonasi), maupun prestasi rapor, dengan rasio pendaftar mencapai sekitar 3,5 : 1 pada setiap jalur penerimaan," ujarnya.
Menurut Lukman, keberhasilan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan.
"Kami mengajak para orang tua untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan putra-putrinya, memberikan perhatian terhadap perkembangan belajar, serta menanamkan kedisiplinan sejak di rumah," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap pengembangan pendidikan vokasi di SMKN 3 Mataram. Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan kejuruan yang berkualitas membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Usai sesi penyampaian materi, para orang tua diajak mengunjungi bengkel masing-masing program keahlian yang dipandu Kepala Program Keahlian dan Kepala Bengkel. Mereka memperoleh penjelasan mengenai fasilitas praktik, kurikulum pembelajaran, kompetensi yang akan dipelajari peserta didik, hingga berbagai produk hasil karya siswa.
Melalui kegiatan MPPTS ini, SMKN 3 Mataram berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, disiplin, dan kondusif sehingga peserta didik tumbuh menjadi lulusan yang berkarakter, kompeten, serta siap memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....