Wali Kota Mataram Tekankan Peran Ayah dan Cegah Bullying saat Buka MPLS Ramah

  • 16 Jul 2026 08:27 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Wali Kota Mataram Mohan Roliskana membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Mataram, Senin 13 Juli 2026. Pada kesempatan tersebut, ia mengajak para ayah untuk lebih terlibat dalam pendidikan anak sekaligus mengingatkan seluruh sekolah agar memastikan tidak ada praktik perundungan selama pelaksanaan MPLS.

‎Pembukaan MPLS Ramah di SMPN 3 Mataram juga dirangkaikan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.

‎Mohan mengatakan kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna penting bagi perkembangan emosional anak. Menurutnya, perhatian dan pendampingan orang tua, khususnya ayah, mampu membangun rasa percaya diri sekaligus memberikan semangat kepada anak saat memulai tahun ajaran baru.

‎Selain itu, ia mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar menjadikan MPLS sebagai ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru.

‎Mohan menegaskan tidak boleh ada praktik bullying, kekerasan, maupun perpeloncoan selama pelaksanaan MPLS. Ia meminta guru dan tenaga kependidikan meningkatkan pengawasan agar lingkungan sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman bagi seluruh siswa.

‎"Guru harus tetap mengawasi dan memastikan tidak ada bullying di sekolah. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak," katanya, menegaskan.

‎Sementara itu, Kepala SMPN 3 Mataram, Suherman, memastikan seluruh rangkaian MPLS tahun ini disusun mengacu pada konsep sekolah ramah anak. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, diikuti 124 murid baru tanpa adanya praktik perpeloncoan maupun tindakan yang mengarah pada kekerasan.

‎"MPLS yang kita laksanakan bukan ajang ospek. Ini adalah masa perkenalan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Tidak ada kekerasan dan tidak ada perpeloncoan," ujar Suherman.

‎Ia menjelaskan MPLS difokuskan pada tiga tujuan utama, yakni mengenalkan lingkungan sekolah beserta tata tertibnya, menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, serta membangun semangat belajar peserta didik agar siap mengikuti proses pendidikan di jenjang SMP.

‎Suherman juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Mataram beserta jajaran pemerintah daerah dalam pembukaan MPLS Ramah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Mataram terhadap penguatan pendidikan karakter dan terwujudnya sekolah ramah anak.

‎Ia berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua terus terjalin sehingga peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....