Anak Lombok Belajar Jadi Ilmuwan Laut Masa Depan
- 14 Jul 2026 08:31 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Anak-anak belajar konservasi laut melalui pengalaman langsung.
- Teknologi dikenalkan sebagai sarana edukasi dan eksplorasi ilmiah.
- Future Ocean Scientists digelar dalam rangka Hari Kelautan Nasional.
RRI.CO.ID, Mataram : Dalam rangka memperingati Hari Kelautan Nasional, sebanyak 33 anak usia 4 hingga 12 tahun dari berbagai wilayah di Pulau Lombok mengikuti kegiatan edukatif bertajuk Future Ocean Scientists: Explore Observe Connect with Nature & Technology di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu 11 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Komunitas Grow and Learn Pal (GALPAL), Bobocil Kids Club, dan Marine Conservation Indonesia (MCI). Program tersebut juga mendapat dukungan dari Oceans5 Dive Resort, pelaku UMKM lokal, serta tokoh masyarakat setempat.
Berbeda dari kegiatan wisata pantai pada umumnya, Future Ocean Scientists mengajak anak-anak mengenal kehidupan pesisir secara langsung melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Para peserta diajak mengamati ekosistem laut sekaligus memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan eksplorasi ilmiah.
Founder GALPAL, Hanifah Husein Hizbullah, S.Pi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital anak sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa teknologi digital dapat digunakan secara bijak ketika diimbangi dengan pengalaman nyata, rasa ingin tahu, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar sejak dini,” ujarnya.
Untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam, peserta dibagi ke dalam lima kelompok. Setiap anak mendapatkan peran layaknya ilmuwan profesional, mulai dari kapten kelompok, pencatat lapangan, fotografer biota laut, detektif alam, hingga penjaga sahabat laut yang bertugas mengumpulkan sampah selama eksplorasi.
Petualangan dimulai dengan sesi membaca buku Tempat Yang Tepat yang mengenalkan ekosistem terumbu karang. Selanjutnya, peserta bergerak menuju sejumlah pos pembelajaran. Di Zona Tidal Pool, anak-anak mengamati langsung berbagai biota laut yang hidup di kawasan pesisir. Mereka juga mengunjungi zona konservasi penyu untuk melihat sarang telur tukik sekaligus memahami pentingnya perlindungan terhadap satwa laut tersebut.
Suasana belajar yang dikemas seperti petualangan membuat anak-anak terlihat antusias. Mereka tidak hanya belajar mengenali biota laut, tetapi juga berlatih bekerja sama, berkomunikasi, dan menyampaikan hasil pengamatan kepada teman-temannya.
Co-Founder Bobocil Kids Club, Faiza Libby S. Lubis, S.KPm, mengaku senang melihat semangat para peserta selama kegiatan berlangsung.
“Di sini kami melihat keterampilan sosial, kreativitas, dan rasa percaya diri mereka tumbuh pesat saat bekerja sama sebagai tim ilmuwan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap semakin banyak anak yang tumbuh dengan rasa cinta terhadap laut dan memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan pesisir sejak usia dini. Semangat menjadi ilmuwan laut masa depan diharapkan dapat terus berkembang dan melahirkan generasi yang peduli terhadap kelestarian laut Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....