Pakar Dunia Bahas Konservasi Rumput Laut di Unram, Dorong Solusi Hadapi Perubahan
- 29 Jun 2026 08:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Sejumlah pakar internasional membahas strategi konservasi rumput laut sebagai solusi menghadapi perubahan iklim dalam International Seminar on Marine Biodiversity, Biotechnology, and Blue Economy Collaboration di Universitas Mataram (Unram), Senin, 22 Juni 2026. Seminar tersebut merupakan bagian dari program GlobalSeaweed-PROTECT yang memperkuat kolaborasi riset kelautan di Asia Tenggara.
Prof. Juliet Brodie dari Natural History Museum Inggris memaparkan implementasi aksi global konservasi rumput laut melalui inisiatif Seaweed Breakthrough. Sementara Prof. Elizabeth Cottier-Cook dari Scottish Association for Marine Science (SAMS) menyampaikan hasil penelitian GlobalSeaweed-SUPERSTAR/PROTECT mengenai pengetahuan, persepsi, dan praktik konservasi rumput laut di Indonesia dan Malaysia.
Forum itu juga menghadirkan Prof. Lim Phaik Eem dari Universiti Malaya serta Dr. Niko Howarth dari SAMS yang membahas pengembangan riset dan pengelolaan sumber daya laut.
Program GlobalSeaweed-PROTECT didanai UK Research and Innovation (UKRI) Biotechnology and Biological Sciences Research Council (BBSRC) melalui skema Sustainable and Resilient Aquaculture Systems in Southeast Asia. Program tersebut berfokus pada konservasi keanekaragaman hayati rumput laut, penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim, peningkatan biosekuriti budidaya, serta pengembangan solusi berbasis pengetahuan lokal.
Melalui forum tersebut, para peneliti berharap hasil kolaborasi internasional dapat mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....