BSSN Serahkan Enam STR TTIS, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Siber di NTB
- 29 Jun 2026 08:54 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyerahkan enam Surat Tanda Registrasi (STR) Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) kepada Universitas Mataram (Unram) dan lima pemerintah kabupaten di Nusa Tenggara Barat dalam Bimbingan Teknis Kolaborasi Peningkatan Kapabilitas Keamanan Siber Lintas Sektor Wilayah Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya yang digelar di Universitas Mataram, Selasa 23 Juni 2026. Penyerahan STR tersebut menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi ancaman siber di lingkungan pemerintahan dan perguruan tinggi.
Enam STR TTIS diserahkan kepada Universitas Mataram, Pemerintah Kabupaten Bima, Pemerintah Kabupaten Dompu, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Tim yang telah diregistrasi diharapkan mampu memperkuat koordinasi penanganan insiden siber dalam ekosistem nasional.
Dalam kesempatan yang sama, BSSN juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi NTB karena menjadi provinsi ke-13 di Indonesia yang berhasil membentuk dan meregistrasi Tim Tanggap Insiden Siber pada seluruh pemerintah kabupaten dan kota.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., kepala daerah, pengelola teknologi informasi perguruan tinggi dan rumah sakit, serta berbagai pemangku kepentingan keamanan siber di NTB.
Kepala BSSN mengatakan penguatan keamanan siber harus menjadi perhatian seluruh lembaga seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital.
"Acara hari ini sangat luar biasa karena ini membuktikan komitmen di lingkungan Provinsi Nusa Tenggara Barat, baik di lingkup pemerintahan daerah, bahkan sampai Kabupaten/Kota, bahkan termasuk di lingkungan Perguruan Tinggi, Rumah Sakit, terhadap keamanan Siber," ujarnya.
Menurutnya, pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber menjadi langkah strategis agar setiap institusi memiliki kemampuan mendeteksi, merespons, dan memulihkan sistem ketika terjadi serangan siber.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....