Kemenag Dorong Guru MTsN 2 Lobar Kuasai Deep Learning Modern Berbasis Cinta
- 22 Jun 2026 20:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Komitmen meningkatkan mutu pendidikan madrasah terus diperkuat oleh MTsN 2 Lombok Barat melalui pengembangan kapasitas tenaga pendidik. Sebanyak 40 guru mengikuti Workshop Pengembangan Keprofesian yang mengangkat tema "Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran", Senin 22 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Sukmarasa tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I. Workshop yang didanai melalui DIPA Tahun Anggaran 2026 itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi guru sekaligus memenuhi ketentuan pengembangan profesi berkelanjutan minimal 30 Jam Pelajaran (JP) sebagai syarat dalam sistem Simpatika untuk sertifikasi guru.
Dalam sambutannya, H. Muliadi memberikan apresiasi kepada MTsN 2 Lombok Barat yang dinilainya konsisten menghadirkan berbagai prestasi dan aktif mempublikasikan capaian madrasah melalui media massa. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu bentuk transparansi sekaligus inspirasi bagi dunia pendidikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya guru terus meningkatkan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai ruang belajar dan berbagi pengetahuan secara positif.
"Tanamkan rasa cinta kepada tugas kita. Jika kita mencintai tugas dan pengabdian ini, maka apa pun yang terjadi kita tidak akan merasa lelah. Jadikan tugas sebagai panggilan pengabdian, bukan beban," jelas H. Muliadi.
Ia menambahkan bahwa guru merupakan ujung tombak lahirnya generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas diri harus dilakukan secara berkelanjutan agar pembelajaran selalu relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., menjelaskan pelatihan tersebut dirancang menggunakan pendekatan In-On, yaitu perpaduan antara pemberian materi dan praktik langsung di dalam kelas sehingga hasil pelatihan dapat segera diterapkan dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, konsep tersebut mendorong setiap guru menjadi lifelong learner atau pembelajar sepanjang hayat melalui penerapan deep learning yang berorientasi pada kualitas pemahaman peserta didik.
"Model pembelajaran ini tidak hanya mengejar penyampaian materi, tetapi membangun proses belajar yang benar-benar bermakna, menyenangkan, dan mampu membentuk karakter peserta didik," katanya.
Ia menjelaskan, implementasi deep learning dibangun melalui tiga pendekatan utama, yakni Mindful Learning, yang menumbuhkan kesadaran penuh antara guru dan siswa dalam proses belajar; Meaningful Learning, yaitu menghubungkan teori dengan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari sehingga ilmu yang diperoleh lebih mudah diterapkan; serta Enjoyful Learning, yang menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sehingga peserta didik mencintai proses belajar sekaligus menghargai gurunya, ucapnya.
Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, MTsN 2 Lombok Barat juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter melalui konsep Panca Cinta. Lima nilai tersebut meliputi cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta terhadap ilmu pengetahuan, cinta kepada diri sendiri, cinta kepada sesama melalui sikap saling menghargai dan menghormati, serta cinta kepada tanah air yang diwujudkan melalui pelaksanaan upacara bendera, kegiatan Pramuka, dan berbagai aktivitas ekstrakurikuler.
Melalui perpaduan pembelajaran mendalam dan penguatan karakter tersebut, pihak madrasah berharap mampu melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik sekaligus memiliki akhlak mulia.
Workshop ini ditargetkan menghasilkan berbagai luaran nyata berupa portofolio pembelajaran, praktik mengajar, hingga laporan refleksi dari seluruh peserta sebagai bagian dari peningkatan profesionalisme guru di lingkungan MTsN 2 Lombok Barat.
"Dengan peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan, kami optimistis madrasah mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan," katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....